Daerah pantai memiliki permasalahan utama dalam pengelolaan sampah
dikarenakan suplai sampah pantai yang meningkat setiap tahunnya. Maka dari itu,
diperlukan metode otomasi pembersihan sampah pantai secara sistematis dan
efisien. Karena permasalahan ini, ditawarkan solusi permasalahan penumpukan
sampah pantai dengan perancangan mesin pengambilan sampah pantai. Tujuan
umum dalam perancangan mesin pengambil sampah pantai adalah sebagai solusi
inovatif dalam penyelesaian masalah penumpukan sampah. Tujuan khusus dari
perancangan mesin ini ada tiga. Pertama, merancang sistem yang memiliki struktur
mekanisme transmisi dan sistem penggerak konveyor. Kedua, perancangan alat
dengan kapasitas operasional alat sebesar 5 kg/siklus dengan kapasitas operasional
alat maksimal sebesar 10 kg/siklus. Ketiga, perancangan alat dengan biaya bahan
baku dan produksi tidak lebih dari Rp 10.000.000,-. Dalam perancangan alat,
digunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta Finite Element
Analysis (FEA) untuk mengetahui kekuatan dari poros roda, yang digunakan
sebagai sumber energi mesin. Berdasarkan analisis, didapatkan poros alat bersifat
aman digunakan tanpa deformasi yang berarti, serta faktor keamanan poros yang
berada pada nilai 2,72. Diketahui juga bahwa aplikasi poros berdiameter 25 mm
dengan material baja AISI 4140 aman untuk digunakan. Selain itu, diketahui bahwa
biaya nominal alat adalah sekitar Rp 8.242.032,-. Dari data ini, diketahui bahwa
mesin pengambil sampah pantai telah didesain dengan baik dan dapat berfungsi.
Rekomendasi optimalisasi alat pada penelitian alat adalah dengan aplikasi Internet
of Things untuk memantau kapasitas sampah secara real time. Selain itu,
manufaktur alat dalam skala 1:1 dalam bentuk uji proyek skala besar juga dapat
dilakukan. Diharapkan alat ini dapat diutilisasi oleh pihak masyarakat, pemerintah,
atau aktivis lingkungan dalam menjaga kebersihan pantai.