Aldi Dwi Prayoga. B0121007. 2025. Penggunaan Tingkat Tutur Bahasa
Jawa oleh Warga Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan Kota Surakarta (Kajian
Sosiolinguistik). Pembimbing: Prof. Dr. Wakit A. Rais, H.Hum. Skripsi : Program
Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Penelitian akan membahas dengan permasalahan yang dibahas ada 3 yaitu :
1) Bagaimanakah bentuk tuturan bahasa Jawa ngoko-krama pada interaksi antar
warga Kelurahan Kerten dalam kondisi formal? 2) Bagaimanakah bentuk tuturan
bahasa Jawa ngoko-krama pada interaksi antar warga Kelurahan Kerten dalam
kondisi nonformal? 3) Apa sajakah faktor penyebab terjadinya penggunaan tingkat
tutur bahasa Jawa pada interaksi antar warga Kelurahan Kerten baik keadaan formal
dan nonformal? Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan bentuk tuturan
bahasa Jawa ngoko-krama pada interaksi antar warga Kelurahan Kerten dalam
kondisi formal. 2) Mendeskripsikan bentuk tuturan bahasa Jawa ngoko-krama pada
interaksi antar warga Kelurahan Kerten dalam kondisi nonformal. 3) Menyebutkan
faktor penyebab terjadinya penggunaan tingkat tutur bahasa Jawa pada interaksi
antar warga Kelurahan Kerten baik keadaan formal dan nonformal.
Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitiatif. Data pada
penelitian ini berupa data lisan, data lisan yang dimaksud ialah interaksi antar
informan. Sumber data berupa peristiwa tutur antar informan. Teknik sampling
menggunakan purposive sampling. Metode teknik pengumpulan data menggunakan
teknik dasar sadap dilanjutkan dengan teknik lanjutan bebas libat cakap (SBLC),
teknik catat dan teknik rekam. Metode dan teknik analisis data menggunakan
metode padan dilanjutkan dengan teknik pilah unsur penentu (PUP). Terakhir
metode hasil penyajian data menggunakan analisis data formal dan informal.
Berdasarkan penelitian yang telah dianalisis, pada ketiga permasalahan
yang sudah dibahas dapat disimpulkan bahwa situasi formal dan nonformal tidak
bisa menjadi acuan sebagai faktor penyebab penggunaan tingkat tutur bahasa Jawa.
Penggunaan ragam ngoko banyak terjadi di situasi formal, sebaliknya penggunaan
ragam krama juga banyak terjadi di situasi nonformal. Faktor yang mempengaruhi
penyebab terjadinya tingkat tutur bahasa Jawa di Kelurahan Kerten Adalah
Hubungan keakraban, perbedaan status sosial dan jarak usia antara kedua penutur.