Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan usaha
peternakan sapi perah rakyat di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali dan
menganalisis faktor – faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap tingkat
pendapatan usaha ternak sapi perah rakyat di Kecamatan Cepogo, Kabupaten
Boyolali. Penelitian dilaksanakan pada bulan September hingga November 2024
yang berlokasi di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Desain penelitian ini
menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei, penentuan
lokasi dan responden dengan metode purposive sampling dengan responden sebanyak
64 peternak. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif, analisis pendapatan
dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan
usaha ternak sapi perah rakyat di Kecamatan Cepogo secara sebesar Rp. 13.855.582/
tahun dengan skala kepemilikan 2 ekor sapi laktasi. Hasil penelitian
menunjukkan persamaan regresi Y = -3,683 - 0,107X₁ - 1,906X₂ - 1,948X₃ + 1,401X₄
+ 0,073X₅ +
. Hasil koefisien determinasi (R2) 0,316, artinya variabel
umur, tingkat Pendidikan, jumlah ternak, produksi susu, dan lama beternak mampu
menjelaskan variabel tingkat pendapatan sebesar 31,6 % sedangkan 68,4 % lainnya
dijelaskan oleh variabel yang tidak diamati dalam penelitian. Analisis uji F
memperoleh nilai F hitung sebesar 5,349 > F tabel sebesar
2,37 dapat diartikan bahwa variabel umur,
tingkat pendidikan, jumlah ternak, produksi susu, dan lama beternak berpengaruh
secara bersamaan terhadap tingkat pendapatan. Analisis uji t hanya variabel
produksi susu yang memperoleh nilai t hitung 4,591 > t tabel 2,021 dapat
diartikan faktor produksi susu berpengaruh terhadap tingkat pendapatan
peternak. Kesimpulan penelitian ini yaitu faktor sosial ekonomi yang menentukan
tingkat pendapatan usaha ternak sapi perah adalah produksi susu.