Karisma Angel Gabrilia. K3221036. Pembimbing: Dr. Lili Hartono, S.Sn., M.Hum. GAYA SENI LUKIS DYAN ANGGRAINI TAHUN 2010-2025. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2026.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penciptaan karya lukis Dyan Anggraini dan gaya seni lukis Dyan Anggraini pada tahun 2010–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah Dyan Anggraini sebagai narasumber utama, tempat dan peristiwa berada di Rumah DAS, dan dokumen berupa arsip katalog dan dokumentasi foto-foto karya seni lukis Dyan Anggraini. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tidak terstruktur, observasi langsung, serta analisis arsip dari katalog pameran, dan dokumentasi karya. Teknik uji validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan review informan, sedangkan analisis data diperoleh dengan teknik interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penciptaan karya Dyan Anggraini dipengaruhi oleh faktor internal berupa pengalaman personal yang menjadi sumber gagasan visual, refleksi spiritual sebagai perenungan batin atas makna hidup dan nilai kemanusiaan, serta kepekaan emosional yang memengaruhi ekspresi, suasana, dan kedalaman makna karya, serta faktor eksternal yang meliputi lingkungan sosial, budaya Jawa, dan keterlibatan dalam kegiatan seni dan budaya. Proses penciptaan karya berlangsung melalui meliputi lima tahap, yaitu eksplorasi, inkubasi, improvisasi, pembentukan, dan evaluasi. Eksplorasi dilakukan melalui pengamatan dan riset sebagai dasar konseptual karya, dilanjutkan inkubasi untuk pengendapan dan pemilahan gagasan serta simbol. Tahap improvisasi memberi ruang bagi intuisi dalam proses melukis, pembentukan mewujudkan gagasan ke dalam visual, dan evaluasi menjadi tahap refleksi akhir untuk menilai keselarasan konsep, simbol, dan ekspresi visual. Gaya seni lukis Dyan Anggraini pada periode ini cenderung bersifat realisme simbolik dengan dominasi representasi figur perempuan sebagai pusat narasi yang mengangkat tema identitas, peran domestik, spiritualitas, dan pengalaman batin. Meskipun terdapat perkembangan dalam kompleksitas komposisi dan kekayaan simbol, karakter visual dan pendekatan konseptual karya tetap menunjukkan konsistensi gaya. Temuan ini menunjukkan bahwa karya Dyan Anggraini berfungsi sebagai media refleksi sosial dan spiritual yang merepresentasikan pengalaman perempuan dalam konteks budaya Indonesia. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam pembelajaran seni lukis serta pengembangan kajian gaya dan proses penciptaan karya seni lukis di Indonesia.