Penulis Utama : Pritania Prameswara Putri
NIM / NIP : S592208008

-

×
Penulis Utama : Pritania Prameswara Putri
Penulis Tambahan : 1. David Anggara Putra
2. Evi Rokhayati
3.
NIM / NIP : S592208008
Tahun : 2026
Judul : Hubungan Nilai Arus Puncak Ekspirasi dengan Kualitas Hidup pada Pasien Anak Asma
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026
Program Studi : PPDS Ilmu Kesehatan Anak
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Arus puncak ekspirasi, asma anak, kualitas hidup
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/author/index
Status : Public
Pembimbing : 1. dr. David Anggara Putra Sp. A, M.H
2. dr. Evi Rokhayati Sp. A, Subsp.GH(K), M. Kes
3. //
4. //
5. //
Penguji : 1. dr. Yulidhar Hafidh Sp. A, Subsp. Neo(K)
2. dr. Bagus Artiko Sp. A, Subsp. Kardio(K), M. Kes
3. //
Catatan Umum : Latar belakang. Asma adalah peradangan kronis saluran napas yang secara perlahan dapat menyebabkan obstruksi aliran udara. Asma paling sering terjadi pada anak dengan angka morbiditas tinggi dengan salah satu dampaknya yaitu mengganggu kualitas hidup. Pemantauan asma ikut berperan penting bagi peningkatan kualitas hidup anak dengan perangkat yang direkomendasikan yaitu spirometri. Namun tidak semua fasilitas kesehatan memiliki alat tersebut, sebagai alternatif digunakan peak flow meter (PFM) atau spirometer portable untuk mengukur arus puncak ekspirasi (APE) guna menilai obstruksi saluran pernapasan. Tujuan. Menilai hubungan nilai arus puncak ekspirasi dengan kualitas hidup pasien asma anak. Metode. Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah pasien asma anak usia 5-18 tahun yang dirawat di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Nilai APE sebagai variabel bebas adalah laju maksimal aliran udara yang dihembuskan dari paru-paru setelah tarik napas dalam yang diukur dengan spirometer portable dan dinyatakan dalam persen. Kualitas hidup pasien anak asma sebagai variabel dependen adalah persepsi anak dengan asma tentang kesejahteraan hidupnya. Kualitas hidup tersebut diukur menggunakan kuesioner Pediatrics Quality of Life Inventory (PedsQL) yang dibedakan sebagai terganggu (skor <70) dan baik (skor ?70). Hubungan nilai APE dengan kualitas hidup dianalisis dengan uji Eta. Usia, jenis kelamin, status antropometri, jenis kekerapan asma, derajat kontrol asma, dan penggunaan obat controller sebagai variabel perancu juga ikut diteliti. Hasil. Sebagian besar subjek (70%) ada di kelompok usia 6-11 tahun. Subjek laki-laki dan perempuan sebanding (masing-masing 50%), hampir separuh dari subjek (43,3%) memiliki status antropometri kurang, sebagian besar subjek menggunakan obat controller (73,3%) dan sebagian besar juga menunjukkan asma yang terkontrol (63,3%). Rerata nilai APE didapatkan sebesar 65.78 ± 13.01?n lebih dari separuh subjek (53,3%) menunjukkan kualitas hidup terganggu. Rerata nilai APE pasien asma anak dengan kualitas hidup terganggu lebih rendah daripada yang kualitas hidupnya baik (60.42 ±9.68 vs 71.91 ±13.90; p=0,013). Kesimpulan. Nilai APE berhubungan dengan kualitas hidup pasien asma anak.
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.