Latar Belakang: Asma
merupakan penyakit inflamasi kronis saluran napas yang sering ditemukan pada
anak dan dapat berdampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kualitas hidup
(Kementerian Kesehatan RI, 2018; GINA, 2024). Perbedaan derajat keparahan asma
diduga berhubungan dengan variasi kualitas hidup anak, terutama pada usia
sekolah dasar yang berada pada fase perkembangan fisik, psikologis, dan sosial
yang pesat (Rahmawati et al., 2021; Zen & Wahyuni, 2022).Metode:Penelitian ini menggunakan desain observasional
analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah
anak usia 8–12 tahun dengan diagnosis asma yang menjalni pemeriksaan dan
pengobatan di RS UNS selama periode Januari 2024 hingga Desember 2025 dengan
jumlah sampel sebanyak 30 anak yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.
Derajat keparahan asma diperoleh dari data rekam medis berdasarkan Pedoman
Nasional Asma Anak (IDAI, 2022), sedangkan kualitas hidup anak diukur
menggunakan kuesioner Pediatric Quality of Life Inventory (PedsQL) 4.0
yang telah tervalidasi secara internasional (Varni et al., 2018).
Analisis hubungan derajat keparahan asma dengan kualitas hidup anak secara
kategorik dilakukan menggunakan uji Chi-Square, sedangkan analisis
hubungan derajat keparahan asma dengan domain kualitas hidup dan total skor
kualitas hidup dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Hasil analisis
menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara derajat
keparahan asma dan kualitas hidup anak berdasarkn uji Chi-Square (p = 0,140).
Hasil ujia korelasi Spearman juga menunjukkan tidak adanya hubungan yang
signifikan antara derajat keparahan asma dan domain kualitas hidup anak yang
meliputi fungsi fisik, emosional, sosial, dan fungsi sekolah, serta total skor
kualitas hidup (p > 0,05). Nilai koefisien korelasi pada seluruh domain
berada pada kategori sangat lemah hingga lemah.Simpulan: Derajat keparahan
asma tidak berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup anak usia 8–12
tahun di RS UNS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas hidup anak
dengan asma bersifat multidimensional dan tidak hanya dipengaruhi oleh derajat
keparahan penyakit.
Kata
kunci: asma
anak, derajat keparahan asma, kualitas hidup, PedsQL