Penulis Utama : Rizqy Nurul Aziz
NIM / NIP : H0721136

Jagung pulut (Zea mays var. ceratina L.) merupakan salah satu jenis jagung lokal yang memiliki keunggulan dibandingkan dengan varietas lain yaitu memiliki kandungan amilopektin tinggi yang menjadikan citarasa jagung pulut lebih enak, pulen, gurih, dan lembut. Jagung pulut menjadi komoditas pangan bernilai ekonomi tinggi dan berpeluang dikembangkan sebagai sumber utama karbohidrat. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan terjadi penurunan produksi jagung sebesar 2 ton pada tahun 2022 hingga 2023. Upaya peningkatan pertumbuhan tanaman jagung termasuk jagung pulut dapat dilakukan dengan perbaikan pengairan dan pemberian zat pengatur tumbuh. Pemberian air secara tepat menjadi salah satu cara pemenuhan ketersediaan air sehingga proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman dapat berjalan baik. Daun kelor mengandung unsur hara makro serta mikro, sitokinin, zeonin, fenolik, antioksidan alami, dan mineral sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan tanaman sebagai zat pengatur tumbuh alami. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan memahami pengaruh frekuensi penyiraman dan ekstrak daun kelor terhadap pertumbuhan dan fisiologi jagung pulut URI 1. Penelitian dilaksanakan pada Screenhouse di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah dari bulan September– Desember 2024. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu, faktor pertama frekuensi penyiraman yang terdiri atas 3 taraf yaitu 2 hari sekali (A1), 4 hari sekali (A2), dan 6 hari sekali (A3), faktor kedua adalah ekstrak daun kelor terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa ekstrak (K0), 150 g/L (K1), 300 g/L (K2), dan 450 g/L (K3). Dari kedua faktor tersebut dihasilkan 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, dan diperoleh 36 satuan percobaan. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, akar terpanjang, laju asimilasi bersih, jumlah stomata, lebar bukaan stomata, kandungan klorofil, kehijauan daun, laju fotosintesis, laju transpirasi, dan konduktansi stomata. Analisis data menggunakan sidik ragam ANOVA dengan taraf 5%. Apabila hasil analisis menunjukkan beda nyata akan diuji lanjut dengan menggunakan DMRT taraf 5%. Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui korelasi atau hubungan antar peubah pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi penyiraman dengan pemberian ekstrak daun kelor pada beberapa konsentrasi memberikan hasil yang sama pada pertumbuhan dan fisiologis jagung pulut URI 1. Frekuensi penyiraman 2 hari sekali mampu meningkatkan tinggi tanaman (169,77 cm), bobot segar brangkasan (217,39 g), dan bobot kering brangkasan (79,23 g). Frekuensi penyiraman 4 hari sekali mampu meningkatkan akar terpanjang (85,42 cm) dan laju fotosintesis (9,49 µmol/m2/s). Frekuensi penyiraman 6 hari sekali mampu meningkatkan lebar bukaan stomata (7,95 μm). Pemberian ekstrak daun kelor 450 g/L mampu meningkatkan tinggi tanaman (172,78 cm) jagung pulut URI 1. Berdasarkan uji korelasi, tinggi tanaman berkorelasi negatif dengan laju transpirasi dan konduktansi stomata. Bobot segar brangkasan berkorelasi positif dengan bobot kering brangkasan dan akar terpanjang. Laju transpirasi berkorelasi positif dengan konduktansi stomata.

×
Penulis Utama : Rizqy Nurul Aziz
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0721136
Tahun : 2026
Judul : Pertumbuhan Jagung Pulut URI 1 pada Frekuensi Penyiraman dan Pemberian Ekstrak Daun Kelor yang Berbeda
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2026
Program Studi : S-1 Agroteknologi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : fisiologi; laju fotosintesis; kekeringan; Poaceae; sitokinin
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Edi Purwanto, M.Sc.
2. Gani Cahyo Handoyo, S.P., M.Si.
Penguji : 1. Dr. Ir. Muji Rahayu, S.P., M.P.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.