Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media timeline terhadap kemampuan berpikir kronologis peserta didik kelas IV SD Ta’mirul Islam Surakarta pada pembelajaran IPAS materi Kerajaan Hindu Buddha di Nusantara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berpikir kronologis peserta didik pada mata pelajaran IPAS karena penggunaan media pembelajaran yang belum bervariasi dan disesuaikan dengan materi yang diajarkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain quasi experiment jenis nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Ta’mirul Islam Surakarta yang berjumlah 99 peserta didik. Sampel penelitian yang digunakan yaitu 25 peserta didik dari kelas IV A dan 21 peserta didik dari kelas IV B. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kronologis berbentuk pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini terdiri dari dua tahap analisis data, yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas pada kelas kontrol dan eksperimen memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,241 dan 0,178 yang mana nilai tersebut > 0,05. Uji homogenitas memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,253 yang mana nilai tersebut > 0,05. Setelah uji prasyarat diperoleh, selanjutnya uji hipotesis dilakukan dengan uji independent sample t test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan media timeline terhadap kemampuan berpikir kronologis peserta didik kelas IV SD Ta’mirul Islam Surakarta materi Kerajaan Hindu Buddha di Nusantara, hal ini ditunjukkan nilai sig. (0,037) < 0>