Komunikasi interpersonal adalah proses pertukaran gagasan atau informasi antar individu yang memiliki hubungan dekat dan dilakukan secara dua arah. Anak yang tumbuh dengan figur ayah yang aktif cenderung memiliki kepercayaan diri lebih tinggi, kemampuan sosial yang lebih baik, dan kestabilan emosi. Kepercayaan diri merupakan keyakinan pada diri terhadap kemampuan diri sendiri. Kepercayaan diri sangat penting agar anak mampu yakin pada kemampuan dirinya dan mampu mencapai suatu hal yang diinginkan oleh anak sesuai dengan usahanya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara komunikasi interpersonal ayah terhadap kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun di TK Gugus V Srikandi, Kecamatan Pasarkliwon, Kota Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan lembar observasi yang diisi oleh ayah dan guru kelas di setiap TK. Instrumen penelitian dilakukan uji validitas dan uji reabilitas sebelum digunakan. Uji validitas dilakukan menggunakan metode Pearson Product Moment. Uji validitas menunjukan hasil bahwa pada skala komunikasi interpersonal ayah terdapat satu item tidak valid yaitu nomor 6, sedangkan skala kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun terdapat dua item tidak valid yaitu nomor 8 dan 9. Uji reabilitas dilakukan dengan menggunakan Alpha Cronbach, yang menunjukan bahwa kedua instrumen reliabel, dengan skor reabilitas pada instrumen komunikasi interpersonal ayah sebesar 0,860 dan instrumen kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun sebesar 0,850. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS 26. Uji normalitas menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,010, sehingga data dinyatakan tidak berdistribusi normal. Maka analisis data dilanjutkan menggunakan uji nonparametrik, yaitu Spearman Rank Correlation. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,831, yang berarti tidak terdapat hubungan antara komunikasi interpersonal ayah dengan kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun.Kata Kunci: Anak usia dini, Kepercayaan diri, Komunikasi interpersonal.