Penulis Utama : Kusnul Khotimah
NIM / NIP : H0721082

Rosela merupakan tanaman penghasil antosianin dengan nilai ekonomi dan kesehatan yang tinggi, namun pemanfaatan potensinya di Indonesia masih rendah akibat menurunnya luas lahan budidaya dan produktivitas. Pemanfaatan lahan pasir pantai sebagai lahan suboptimal menjadi alternatif pengembangan rosela, meskipun memiliki keterbatasan hara dan bahan organik. Penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) urine kelinci berpotensi meningkatkan pertumbuhan dan hasil rosela, namun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh konsentrasi dan cara pemberian POC. Hingga saat ini, kajian mengenai Respons pertumbuhan dan hasil rosela terhadap kombinasi konsentrasi dan cara pemberian POC urine kelinci pada media pasir pantai masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi, cara pemberian, serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil rosela pada media pasir pantai. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca A Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta dan beberapa laboratorium pendukung Fakultas Pertanian UNS pada bulan Desember 2024 hingga Mei 2025. Penelitian menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua faktor, yaitu cara pemberian POC urine kelinci (disiram dan disemprot) serta konsentrasi POC (0, 45, 60, 75, dan 90 mL L⁻¹), dengan tiga ulangan. Media tanam yang digunakan berupa pasir pantai yang diperkaya pupuk kandang. Pengamatan meliputi parameter pertumbuhan, fisiologis, dan hasil tanaman rosela, termasuk kadar antosianin kelopak. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (Anova) pada taraf 5%, dan apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hubungan antar variabel dianalisis dengan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pemberian POC tidak berpengaruh terhadap seluruh parameter yang diukur. Pemberian dangan cara disiram dinilai lebih efisien dari segi waktu, tenaga, dan kemudahan sehingga direkomendasikan untuk kegiatan budidaya. Cara pemberian POC urine kelinci baik disiram maupun disemprot memberikan respon yang sebanding pada seluruh parameter pengamatan rosela di media pasir pantai. Konsentrasi POC urine kelinci dapat meningkatkan parameter tinggi tanaman pada usia 7 MST (72,17 cm), bobot segar tajuk 16 MST (193,81 g), bobot kering tajuk 7 MST (44,38 g) dan 16 MST (37,97 g), serta laju transpirasi (0,0481 µmol m−2 s−1) pada rosela di media pasir pantai. Konsentrasi optimum diperoleh pada 75 mL L⁻¹. Interaksi cara pemberian dan konsentrasi POC urine kelinci memengaruhi rasio tajuk–akar rosela pada umur 7 MST di media pasir pantai. Kandungan antosianin kelopak rosela menunjukkan respons yang berbeda terhadap cara dan konsentrasi pemberian POC di media pasir pantai. Uji korelasi menunjukkan bahwa hubungan antar parameter vegetatif meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, serta bobot segar dan bobot kering tajuk menunjukkan hubungan yang positif, tetapi tidak signifikan. Sementara itu, parameter produktivitas rosela yang meliputi jumlah dan ukuran kelopak memiliki hubungan yang lemah dengan parameter vegetatif maupun fisiologis tanaman. 

×
Penulis Utama : Kusnul Khotimah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0721082
Tahun : 2026
Judul : Respons Pertumbuhan dan Hasil Rosela Ungu dengan Pemberian Pocurine Kelinci di Media Pasir Pantai
Edisi :
Imprint : SURAKARTA - Fak. Pertanian - 2026
Program Studi : S-1 Agroteknologi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Antosianin, Fisiologi, Kelopak, Malvaceae, Nitrogen
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Edi Purwanto, M. Sc.
2. Ir. Retna Bandriyati Arniputri, M. S.
Penguji : 1. Gani Cahyo Handoyo, S.P., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.