Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis faktor yang memengaruhi keputusan masyarakat Subosukawonosraten
untuk bekerja di Kota Surakarta tahun 2025. Variabel yang digunakan dalam
penelitian ini meliputi faktor individu yaitu pendidikan, pendapatan, usia,
gender, dan status pernikahan, jumlah tanggungan keluarga, serta faktor
perilaku yaitu jarak tempuh, biaya perjalanan, ketersediaan transportasi umum,
dan work environment. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed
method dengan pendekatan kualitatif menggunakan ATLAS.ti dan pendekatan
kuantitatif menggunakan teknik analisis regresi logistik. Hasil analisis
kualitatif menggunakan ATLAS.ti menunjukkan bahwa fenomena commuting
masyarakat Subosukawonosraten dapat dipetakan ke dalam empat kategori utama,
yaitu jenis pekerjaan, push factors, pull factors, dan hambatan
sedangkan hasil analisis kuantitatif penelitian ini menunjukkan bahwa variabel
pendidikan, pendapatan, gender, dan jarak tempuh memiliki probabilitas positif
terhadap keputusan masyarakat Subosukawonosraten untuk bekerja di Kota
Surakarta. Adapun variabel usia, status pernikahan, jumlah tanggungan keluarga,
biaya perjalanan, ketersediaan transportasi umum, dan work environment
tidak memiliki probabilitas terhadap keputusan masyarakat Subosukawonosraten
untuk bekerja di Kota Surakarta, Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada
pemerintah daerah untuk memperkuat pengembangan ekonomi lokal di wilayah
kabupaten penyangga melalui penguatan sektor ekonomi kreatif dan UMKM, serta
integrasi sistem transportasi publik antarkabupaten guna mendukung mobilitas
tenaga kerja yang lebih efisien.