Era Industri 4.0 dapat memudahkan masyarakat Indonesia untuk memulai wirausaha berbasis digital khususnya bagi para Generasi Z yang memiliki tingkat kontribusi internet terbesar di Indonesia. Namun, saat memasuki dunia kerja, banyak individu dari generasi ini yang terjebak pengangguran dan enggan menjadikan wirausaha digital sebagai pilihan karir. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh usia, jenis kelamin, latar belakang pekerjaan keluarga, penggunaan media sosial, pendidikan kewirausahaan, kemampuan berinovasi, literasi digital, dan panutan wirausaha terhadap keputusan Generasi Z dalam berwirausaha digital. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan dua alat analisis yakni regresi logistik dan ATLAS.ti. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara dan penyebaran kuisioner kepada individu Generasi Z yang berdomisili di Kota Surakarta serta data sekunder yang diperoleh melalui studi literatur. Hasil pengujian menggunakan regresi logistik menunjukkan hanya variabel penggunaan media sosial, pendidikan kewirausahaan, kemampuan berinovasi, dan literasi digital yang berpengaruh terhadap keputusan Generasi Z dalam berwirausaha digital. Sementara itu, hasil pemetaan ATLAS.ti menunjukkan bahwa keputusan berwirausaha digital Generasi Z di Kota Surakarta terbagi menjadi lima aspek yakni faktor pendukung, jenis wirausaha digital yang dijalankan, kendala yang dihadapi, peluang, dan strategi. Penelitian ini menyarankan kepada Generasi Z untuk mulai melihat berbagai peluang yang tersedia dan pemerintah serta institusi pendidikan dapat mengoptimalkan program untuk mendukung kewirausahaan pada generasi muda.