Ari Dwi Prasetyo.
O0122138. TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI
BERPRESTASI ATLET KARATE UNIVERSITAS SEBELAS
MARET TERHADAP HASIL KEJUARAAN
SEBELAS MARET OPEN II INTERNASIONAL KARATE CHAMPIONSHIP 2025. Skripsi,
Surakarta: Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret Surakarta, November
2025.Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui kesenjangan antara kemampuan teknik dan performa
nyata atlet karate Universitas Sebelas Maret (UNS) yang seringkali terhambat
oleh faktor psikologis saat menghadapi tekanan kompetisi internasional. Fokus
utama studi ini adalah untuk menguji secara empiris kontribusi kepercayaan diri
berdasarkan teori Bandura dan motivasi berprestasi berdasarkan teori McClelland
terhadap perolehan medali. Metode
yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei cross-sectional pada
atlet yang bertanding di Sebelas Maret Open II International Karate
Championship 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi hasil
pertandingan, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank dan
regresi linear berganda.Hasil
penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kepercayaan diri memiliki hubungan
negatif yang lemah dan tidak signifikan terhadap hasil kejuaraan (r = -0,240; p
= 0,238), yang mengisyaratkan adanya risiko overconfidence yang dapat
menurunkan kewaspadaan atlet. Sementara itu, motivasi berprestasi menunjukkan
hubungan positif yang sangat lemah dan tidak signifikan (r = 0,138; p = 0,503),
menunjukkan bahwa dorongan mental individu belum mampu mengungguli faktor
eksternal seperti kualitas lawan. Secara simultan, hasil uji regresi (Y = 3,378
- 0,070X_1 + 0,055X_2) mempertegas bahwa kedua variabel tersebut memiliki
kontribusi yang rendah dan tidak signifikan (p > 0,05) dalam memprediksi
prestasi.
Kesimpulannya, aspek
psikologis berupa kepercayaan diri dan motivasi berprestasi tidak menjadi
faktor pembeda utama dalam perolehan medali pada penelitian ini, melainkan
hasil pertandingan lebih ditentukan oleh integrasi kompleks antara komponen
fisik, teknik, dan taktik di lapangan.