Penulis Utama : Timotheus Allen Gunawan
NIM / NIP : S962208002

Latar Belakang: Sarkopenia merupakan kondisi degeneratif yang ditandai penurunan massa dan fungsi otot rangka akibat penuaan, dengan prevalensi memengaruhi lebih dari 50 juta orang secara global. Mekanisme utamanya meliputi disfungsi mitokondria, peningkatan stres oksidatif, inflamasi kronis, serta aktivasi jalur TGF-β/Smad yang menekan regenerasi otot. Sekretom sel punca mesenkimal (MSC) mengandung faktor bioaktif berupa sitokin, faktor pertumbuhan, dan eksosom yang berpotensi memodulasi jalur atrofi otot dan mendukung regenerasi jaringan.Tujuan: Menilai pengaruh pemberian sekretom MSC terhadap fungsi otot, massa otot, dan kadar TGF-β pada tikus model geriatri dengan sarkopenia.Metode: Penelitian eksperimental laboratorik dengan desain pre-test–post-test control group menggunakan 28 ekor tikus jantan galur Sprague-Dawley yang dibagi secara acak ke dalam empat kelompok (n=7): kontrol negatif (KN), kontrol positif/model sarkopenia (KP), serta kelompok perlakuan sekretom MSC dosis 50 μL (K1) dan 100 μL (K2). Penelitian dilaksanakan selama 5 minggu. Fungsi otot dinilai melalui uji rotarod dan uji ketahanan renang, massa otot dievaluasi melalui penimbangan otot gastrocnemius, dan kadar TGF-β diukur menggunakan metode ELISA dari sampel serum.Hasil: Kelompok KP menunjukkan penurunan fungsi otot, massa otot gastrocnemius terendah (0,4223 ± 0,0097 g), dan kadar TGF-β tertinggi (38,50 ± 0,68 pg/mL). Pemberian sekretom MSC meningkatkan performa rotarod secara bermakna pada K1 (Δ +0,99 ± 0,15 menit) dan K2 (Δ +1,65 ± 0,06 menit), serta ketahanan renang pada K1 (Δ +25,53 ± 0,70 menit) dan K2 (Δ +33,53 ± 1,08 menit) dibandingkan KP (p<0,001). Massa otot gastrocnemius meningkat secara bertahap pada K1 (0,4561 ± 0,0144 g) dan K2 (0,5049 ± 0,0049 g). Kadar TGF-β menurun signifikan pada K1 (Δ −22,76 ± 0,52 pg/mL) dan K2 (Δ −29,46 ± 0,70 pg/mL) dibandingkan KP (p<0,001).Kesimpulan: Sekretom sel punca mesenkimal secara efektif meningkatkan fungsi otot, massa otot, dan menurunkan kadar TGF-β pada tikus model geriatri dengan sarkopenia, dengan dosis optimal 100 μL. Temuan ini mendukung potensi sekretom MSC sebagai terapi regeneratif pada sarkopenia terkait penuaan.

×
Penulis Utama : Timotheus Allen Gunawan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S962208002
Tahun : 2026
Judul : Pengaruh Sekretom Sel Punca Mesenkimal terhadap Otot Tikus Model Geriatri dengan Sarkopenia
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026
Program Studi : PPDS Ilmu Penyakit Dalam
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Sekretom, Sel Punca Mesenkimal, Sarkopenia, TGF-?, Fungsi Otot
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : https://journal.uii.ac.id/JKKI
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. dr. Fatichati Budiningsih, SpPD, K-Ger, FINAS
2. dr. Yulyani Werdiningsih, SpPD, K-R, FINASIM
3. Prof. Dr. dr. Eti Poncorini Pamungkasari, M
Penguji : 1. Dr. dr. Dhani Redhono Harioputro, Sp.PD., K-PTI., FINASIM
Catatan Umum : -
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.