Penelitian ini hendak dilakukan pada masyarakat miskin yang berada di Desa Sewurejo yang termasuk dalam IDT (Inpres Desa Tertinggal). Etos kerja merupakan factor penting bagi kerangka kerja masyarakat miskin Desa Sewurejo. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat miskin harus bekerja menjadi hal utama yang dapat dilakukan. Kebiasaan melakukan pekerjaan yang dilakukan masyarakat miskin Desa Sewurejo membentuk sebuah gambaran etos kerja masyarakat miskin Desa Sewurejo secara umum. Kebiasaan tersebut dapat menjadi ukuran bagaimana etos kerja masyarakat miskin dan bagaimana agama mempengaruhi etos kerja masyarakat miskin. Hal inilah yang melatar belakangi penelitian ini. Penelian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran etos kerja masyarakat miskin dan pengaruh agama dalam etos kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian fenomenologi-kualitatif dan menggunakan teori Etika Protestan dan Spirit Kapitalisme Max Weber. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan, etos kerja masyarakat miskin Desa Sewurejo adalah rajin dari mayoritas masyarakat dalam menjalani profesi yang mereka jalani seperti: buruh bangunan, buruh tani, pedagang, buruh industri dan buruh rosok. Sebagian besar masyarakat Desa Sewurejo agama berpengaruh terhadap etos kerja dan bisa terjadi sebaliknya yaitu etos kerja bisa mempengaruhi agama terlihat dalam beberapa indikator yang bersangkutan meliputi penumpukan modal, manifestasi agama, jaringan, dan pemanfaatan waktu luang dengan mengharapkan sebuah pahala dari ibadah yang dilakukannya demi menuntunnya ke surga. Kata Kunci: Etos Kerja, Masyarakat Miskin.