Penulis Utama : Novi Ariyanti
NIM / NIP : D0315046

Pengemis masih menjadi persoalan sosial di Kota Surakarta. Keberadaanya terkadang tidak diterima oleh masyarakat. Namun, mereka akan melakukan segala cara untuk mendapatkan sedekah, dan membuat kesan agar orang lain merasa iba. Saat berada di rumah mereka menjadi masyarakat pada umumnya. Tanpa ada kepura-puraan. Bahkan tidak menutup kemungkinan mempunyai uang banyak, atau barang berharga dari hasil mengemis. Realitas tersebut menarik untuk dikaji, karena pengemis menjadi profesi yang menjanjikan tergantung bagaimana memainkan peran, atau mengekspresikan diri dihadapan orang lain. Tujuan penelitian ini hendak mengkaji kehidupan sosial pengemis di panggung depan (front stage), dan panggung belakang (back stage) yang bertempat tinggal di Kelurahan Joyotakan, Serengan, Surakarta, menggunakan Teori Dramaturgi oleh Erving Goffman. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode naturalistic inquiry. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive samping, dan snowball sampling. Informan penelitian yaitu mereka yang berprofesi sebagai pengemis. Pengumpulan data menggunakan observasi, dan wawancara mendalam. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dengan mantan pengurus LSK Bina Bakat, dan Ketua RT setempat. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman.                   Hasil penelitian menunjukkan bahwa di front stage aktor berperan sebagai Me, agar dapat diterima audien. Setting mengemis di objek vital kota seperti Masjid Agung, area PGS-BTC, area Tugu Lilin, Polsek Jebres, Matahari Singosaren, Indomaret Tipes, dan di acara wisuda kampus UNS, dan UMS.  Dalam penampilan menggunakan beberapa atribut berupa atribut religi(kerudung, dan tasbih), atribut pendukung(anak, tas selempang, gelas plastik, dan jarik), dan atribut umum(kaos, daster, jaket, sandal, dan pakaian bersih). Mereka melakukan permainan suara, gestur, dan mimik sebagai gaya mengemis. Saat di back stage pengemis berperan sebagai I, tanpa ada audien. Hasil penelitian ditemukan 2 bagian di back stage yaitu physical back stage, dan social back stage. Di physical back stage mereka memiliki barang berharga seperti peralatan elektronik, alat komunikasi, maupun kendaraan bermotor. Di social back stage mereka mengikuti berbagai kegiatan di kampungnya(poskamling, PKK, kerja bakti, rewang, dan jenguk orang sakit), dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Kesimpulan penelitian, secara teori aktor akan memainkan peran sebagai Me di front stage. Namun realitasnya I juga dapat terlihat, ketika aktor menghadapi gangguan-gangguan dalam suatu pertunjukkan. Gangguan tersebut berupa penolakan kehadiran aktor, bahkan aktor mendapatkan stigma diskredit dari audien, sehingga I muncul sebagai respon terhadap gangguan tersebut. Dalam kehidupan sosial aktor di back stage, akan nampak diri manusiawi mereka sebagai I. Namun, aktor terkadang menjadi Me terlihat pada saat harus mengikuti kegiatan sosial yang menjadi norma dalam masyarakat.  Kata kunci : Profesi Pengemis, Front Stage, Back Stage.

×
Penulis Utama : Novi Ariyanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0315046
Tahun : 2019
Judul : Kajian Kehidupan Pengemis di Kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2019
Program Studi : S-1 Sosiologi
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. ISIP-D0315046
Kata Kunci : Profesi Pengemis, Front Stage, Back Stage.
Jenis Dokumen : Skripsi lama (sebelum 2022)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. LV Ratna Devi Sakuntalawati, M.Si
Penguji : 1. Dr. Argyo Demartoto, M.Si.
2. Dra. Sri Hilmi Pujihartati, M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.