Permasalahan peningkatan volume sampah menuntut adanya sistem pemadatan yang efektif untuk mengurangi volume penyimpanan dan meningkatkan efisiensi pengangkutan. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan mesin pres sampah hidrolik yang mampu menghasilkan gaya tekan besar dengan konstruksi yang relatif sederhana. Pada sistem ini, poros piston merupakan komponen kritis yang berfungsi meneruskan gaya tekan dari silinder hidrolik menuju pelat penekan dan berpotensi mengalami kegagalan akibat buckling.Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pres sampah hidrolik serta menganalisis kestabilan poros piston terhadap risiko buckling. Metode yang digunakan adalah pendekatan Capstone Design yang meliputi identifikasi kebutuhan pengguna (Voice of Customer), penyusunan House of Quality (HoQ), pengembangan dan seleksi konsep, perwujudan desain, serta analisis teknik. Konsep terbaik yang diperoleh adalah mesin pres sampah hidrolik semi-otomatis dengan sistem single hydraulic dan penggerak motor listrik. Analisis buckling dilakukan menggunakan teori kolom Euler dengan mempertimbangkan kondisi batas Fixed–Pinned dan variasi diameter poros piston.Hasil perancangan menunjukkan bahwa mesin mampu menghasilkan gaya tekan sekitar 40 kN pada tekanan kerja 110 bar dengan waktu siklus sekitar 19 detik. Analisis terhadap variasi diameter poros piston menunjukkan bahwa diameter 32 mm memberikan kombinasi terbaik antara kekuatan, faktor keamanan, dan efisiensi penggunaan material. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa poros piston memiliki faktor keamanan yang memenuhi kriteria desain terhadap kegagalan luluh maupun buckling sehingga mampu bekerja secara aman pada kondisi operasi yang direncanakan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa desain mesin pres sampah hidrolik yang dikembangkan telah memenuhi kebutuhan teknis dan operasional, serta poros piston dengan diameter 32 mm dinyatakan aman terhadap risiko buckling dan layak digunakan pada sistem mesin pres sampah hidrolik.