Meilani Utami, NIM:
K4422046. Pembimbing: Prof. Akhmad Arif Musadad, M.Pd. MUSEUM RADYA PUSTAKA
SEBAGAI WISATA PENDIDIKAN DAN SUMBER BELAJAR SEJARAH. Tugas Akhir, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Mei 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengelolaan
di Museum Rady Pustaka, 2) Pemanfaatan Museum Radya Pustaka sebagai Wisata Pendidikan,
3) Pemanfaatan Museum Radya Pustaka sebagai Sumber Belajar Sejarah. Penelitian
ini berlokasi di Museum Radya Pustaka. Sejalan dengan tujuan penelitian tersebut, maka peneliti
ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi
kasus. Dengan sampel bersifat purposive sampling dan snowball sampling.
Untuk teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi serta
dokumen. Teknik validitas data yang digunakan adalah melalui triangulasi sumber
dan triangulasi teknik. Tehnik analisis data dilakukan dengan model interaktif
melalui beberapa tahapan yakni pengumpulan informasi, kondensasi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan: 1) Pengelolaan Museum Radya Pustaka sudah
menerapkan fungsi manajemen POAC meliputi a) Planning disetiap kegiatan.
b) Organizing berupa sumber daya manusia melalui job desk dan tanggung
jawab masing masing mulai dari Kepala Museum, staf administratif, dan staf
teknis, c) Actuating melalui koordinasi program, peningkatan
profesionalisme staf, pelaksanaan kegiatan edukasi, konservasi, serta promosi,
d) Controlling melalui pemantauan kegiatan, evaluasi kegiatan,
pengawasan keamanan, serta evaluasi melalui survei pengunjung. Selain itu
pengelolaan terhadap koleksi museum meliputi pengadaan koleksi, penelitian,
kegiatan perawatan dan konservasi, registrasi dan inventarisasi koleksi yang
dilakukan dengan kerjasama pihak eksternal. 2) Museum Radya Pustaka sebagai
wisata Pendidikan dapat dilihat melalui pengembangan Museum Radya Pustaka yang
telah memenuhi 4 prinsip yakni (Attraction, Accessibility, Amenity, dan
Ancillary). Pemanfaatan Museum Radya Pustaka sebagai wisata pendidikan terlihat
dari banyaknya kunjungan pelajar, kolaborasi dengan lembaga pendidikan,
peningkatan kemampuan tour guide dan pemasangan caption koleksi yang memadai.
3) Museum Radya Pustaka dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah melalui
penggunaan koleksi benda dan tulisan. Pemanfaatannya meliputi penelitian,
kunjungan ke perpustakaan, kegiatan edukasi, kajian koleksi, serta sebagai
tempat magang bagi pelajar dan mahasiswa.