Penyandang disabilitas memiliki hak
yang sama untuk memperoleh hunian yang layak, aman, dan mudah diakses. Oleh
karena itu, diperlukan penyediaan rumah susun yang menerapkan konsep inklusif untuk
mendukung kebutuhan dan aktivitas penyandang disabilitas. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi komponen rumah susun inklusif dan menganalisis
tingkat kesesuaian rumah susun Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Kota
Surakarta dengan konsep inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif
kuantitatif dengan metode analisis skoring. Data diperoleh melalui observasi,
kuesioner, dokumentasi, dan studi literatur. Variabel yang dianalisis meliputi
lokasi rumah susun, keterjangkauan terhadap fasilitas umum, transportasi umum,
sarana dan prasarana rumah susun inklusif, keamanan dan keselamatan, serta
ekonomi inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Susun Sentra Terpadu
Prof. Dr. Soeharso memperoleh skor 164 dari total skor maksimum 240 sehingga
termasuk dalam kategori sesuai sebagai rumah susun inklusif. Variabel keamanan
dan keselamatan serta ekonomi inklusif berada pada kategori sangat sesuai,
sedangkan variabel lokasi rumah susun dan sarana-prasarana rumah susun inklusif
berada pada kategori sesuai. Namun, variabel keterjangkauan terhadap fasilitas
umum dan transportasi umum masih berada pada kategori tidak sesuai karena belum
optimalnya aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Berdasarkan hasil
tersebut, rumah susun Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso telah sesuai dengan
konsep inklusif dan mampu mendukung kebutuhan penghuni penyandang disabilitas,
meskipun masih diperlukan peningkatan aksesibilitas pada fasilitas umum dan
transportasi di sekitar rumah susun untuk mewujudkan lingkungan hunian yang
lebih inklusif.