Reva Nirmarum Febriati. K7122263. Pembimbing Dr. Achmad Basari Eko
Wahyudi, S.Pd., M.Pd. “PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING
(CTL) BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN
KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR” Skripsi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Mei
2026.Tujuan Penelitian ini, yaitu (1) mendeskripsikan langkah-langkah
penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media
interaktif untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar IPAS materi
Aku Bagian Dari Masyarakat siswa kelas III SD Negeri Jemur tahun ajaran
2025/2026; (2) meningkatkan keterampilan kolaborasi IPAS melalui penerapan
model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media interaktif;
(3) meningkatkan keterampilan hasil belajar melalui penerapan model Contextual
Teaching and Learning (CTL) berbantuan media interaktif; (4) mendeskripsikan
kendala dan solusi yang dihadapi dalam penerapan model Contextual Teaching
and Learning (CTL) berbantuan media interaktif.Penelitian ini merupakan PTK kolaboratif di kelas III SD Negeri Jemur
tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek guru dan 23 siswa (11 laki-laki, 12
perempuan). Data yang dikumpulkan terdiri atas kuantitatif (hasil belajar IPAS
dan keterampilan kolaborasi) serta kualitatif (observasi dan wawancara). Teknik
pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data
diuji dengan triangulasi teknik dan sumber. Analisis dilakukan melalui tiga
tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Contextual
Teaching and Learning (CTL) berbantuan media interaktif dilaksanakan
melalui tujuh langkah utama, yaitu membangun pemikiran siswa, melakukan
inkuiri, tanya jawab, pembelajaran kelompok, pemodelan, refleksi, serta
penilaian nyata dengan evaluasi. Penerapan model ini terbukti meningkatkan
keterampilan kolaborasi siswa secara signifikan, dari 47,83% pada pratindakan
mencapai 87,50% pada siklus III. Selain itu, hasil belajar IPAS juga mengalami
peningkatan yang konsisten, dari rata-rata 49,56% (0% tuntas) pada pratindakan mencapai
86,08% (86,95% tuntas) pada siklus III. Kendala yang muncul dalam penerapan CTL
berbantuan media interaktif adalah kurangnya rasa percaya diri siswa saat tanya
jawab maupun presentasi serta rendahnya semangat. Guru memberikan umpan balik
positif, aktivitas ringan seperti ice breaking. Implikasi penelitian ini
adalah CTL dengan media interaktif efektif sebagai model pembelajaran modern
yang mendukung peningkatan hasil belajar dan keterampilan kolaborasi.Simpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL)
berbantuan media Interaktif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi dan
hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Negeri Jemur, dengan kendala yang dapat
diatasi melalui strategi pendampingan dan penggunaan media yang tepat.
Kata kunci: CTL, Media Interaktif, Keterampilan
Kolaborasi, Hasil Belajar IPAS