Fina Dwi Sukma Hariani. B0122082. 2026. Bahasa dan Budaya Jawa terkait
Pertanian Padi Di Desa Setren, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro
(Kajian Etnolinguistik). Skripsi: Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu
Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Penelitian ini membahas tiga permasalahan, yaitu: (1) Bagaimanakah
bentuk satuan lingual bahasa yang digunakan terkait pertanian padi di Desa Setren
Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro?; (2) Bagaimanakah makna
gramatikal, leksikal dan kultural satuan-satuan lingual pertanian padi di Desa
Setren Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro?. Tujuan dari penelitian ini
meliputi (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk satuan lingual yang digunakan terkait
pertanian padi di Desa Setren Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro (1)
Menjelaskan makna gramatikal, leksikal dan kultural yang terkadung dalam
satuan lingual pertanian padi di Desa Setren Kecamatan Ngasem Kabupaten
Bojonegoro.
Data dalam penelitian ini berupa ekspresi bahasa dan budaya Jawa yang
didalamnya terdapat bentuk bentuk-bentuk satuan lingual, makna gramatikal
makna leksikal, dan makna kultural beserta konteksnya. Sumber data dalam
penelitian ini adalah imforman yang merupakan penduduk asli Desa Setren
Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro yang berprofesi sebagai petani padi
serta memenuhi kriteria dan syarat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif
kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi,
metode cakap dan studi pustaka. Metode analisis data menggunakan metode agih
dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) untuk menganalisis bentuk satuan
lingual, serta metode padan dengan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP) untuk
menganalisis makna leksikal dan kultural
Simpulan dalam penelitian ini adalah Bentuk satuan lingual yang
ditemukan bentuk monomorfemis sebanyak 17 istilah seperti panen, gabah,
damen, bentuk polimorfemis sebnyak 31 istilah seperti nampek, matun, nggaru,
dan bentuk frasa sebanyak 7 istilah seperti mopok galeng, ngusung gabah. Makna
yang terkandung dalam bahasa dan budaya jawa terkait pertanian padi di Desa
Setren Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro adalah makna gramatikal
leksikal dan kultural. Makna gramatikal dalam penelitian ini ditinjau dari
beberapa aspek yaitu bentuk kata yang digunakan, proses pembentukan kata
seperti penggunaan imbuhan dan pengulangan, serta struktur kebahasaan yang
memengaruhi makna dalam suatu tuturan. Makna leksikal terkait pertanian padi
diperoleh dari buku buku atau kamus. Dan makna kultural dalam penelitian ini
dikaji melalui beberapa aspek, meliputi tradisi sebagai cerminan cara kerja, tujuan
pelaksanaan kegiatan, dan budaya masyarakat setempat.