Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan gangguan metabolik kronis yang sangat berkaitan dengan komplikasi makrovaskular, khususnya penyakit kardiovaskular (PKV). Dislipidemia, yang ditandai dengan peningkatan kadar trigliserida dan low-density lipoprotein (LDL), berperan penting dalam perkembangan aterosklerosis pada pasien DMT2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar trigliserida dan LDL dengan kejadian penyakit kardiovaskular pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Data sekunder diperoleh dari rekam medis pasien DMT2 yang dirawat di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret pada periode Januari 2024 hingga Agustus 2025. Sebanyak 32 pasien yang memenuhi kriteria inklusi diikutsertakan dalam penelitian. Kadar trigliserida dan LDL dianalisis sebagai variabel independen, sedangkan keberadaan penyakit kardiovaskular ditetapkan sebagai variabel dependen. Analisis statistik dilakukan untuk menilai hubungan dan perbedaan profil lipid berdasarkan status penyakit kardiovaskular, dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara kadar trigliserida dan LDL dengan kejadian penyakit kardiovaskular pada pasien diabetes melitus tipe 2. Pasien dengan penyakit kardiovaskular memiliki kadar trigliserida dan LDL yang lebih tinggi dibandingkan dengan pasien tanpa penyakit kardiovaskular. Kadar trigliserida dan LDL yang meningkat berhubungan signifikan dengan kejadian penyakit kardiovaskular pada pasien diabetes melitus tipe 2. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan profil lipid secara komprehensif sebagai bagian dari strategi pencegahan risiko kardiovaskular pada pasien DMT2.