Drainase
merupakan salah satu fasilitas dasar yang dirancang sebagai sistem guna memenuhi
kebutuhan masyarakat dan merupakan komponen penting dalam perencanaan kota
(perencanaan infrastruktur khususnya). Drainase mempunyai arti mengalirkan,
menguras, membuang, atau mengalihkan air. Secara umum, drainase didefinisikan
sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau
membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat
difungsikan secara optimal. Drainase juga diartikan sebagai usaha untuk
mengontrol kualitas air tanah dalam kaitannya dengan salinitas. Drainase yaitu
suatu cara pembuangan kelebihan air yang tidak diinginkan pada suatu daerah,
serta cara-cara penangggulangan akibat yang ditimbulkan oleh kelebihan air
tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari solusi dari permasalahan sistem saluran
drainase di daerah RW
20 bagian barat Desa Jaten Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar bagian barat. Dalam penelitian
evaluasi saluran drainase ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan
evaluatif. Langkah yang dilakukan adalah permohonan ijin, mencari data atau informasi, mengolah data dan yang terakhir
penyusunan laporan. Setelah
dilakukan studi komparasi dengan kondisi saluran existing yang ada, Saluran 1
(S1) tidak memenuhi dan perlu dilakukan rehabilitasi dengan hasil perhitungan
yang didapat yaitu untuk
periode ulang 2 tahun dengan lebar
dasar B = 0,73
m dan tinggi h = 0,50 m. Biaya yang dibutuhkan untuk merehabilitasi Saluran 1 (S1) sebesar
Rp 108.112.290.-. Untuk
periode ulang 5 tahun dengan lebar
dasar B = 0,79
m dan tinggi h = 0,50 m. Biaya yang dibutuhkan untuk merehabilitasi Saluran 1 (S1) sebesar Rp
110.497.120.-.
Sementara untuk Saluran 2 (S2) sampai dengan Saluran 7 (S7) memenuhi dan
cukup dilakukan pemeliharaan lebih lanjut.
Kata-kata kunci: Saluran Drainase, Perencanaan
Drainase, Kapasitas Saluran Drainase.