| Penulis Utama | : | Miranda Puspita Sari |
| NIM / NIP | : | S572208008 |
Latar Belakang: Ide bunuh diri merupakan masalah kesehatan mental yang kompleks dan dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor psikososial. Perkembangan teknologi digital turut memunculkan faktor risiko baru seperti adiksi smartphone yang berpotensi memengaruhi stres, kecemasan, dan depresi, namun hubungan antar faktor tersebut belum banyak dikaji secara terintegrasi dalam satu model analisis jalur.Tujuan: Mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antara adiksi smartphone, persepsi stres psikososial, kecemasan, depresi, dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri.Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Instrumen yang digunakan meliputi SBQ-R, HADS, PSS-10, MSPSS, dan SAS-SV. Analisis dilakukan menggunakan path analysis untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel.Hasil: Depresi (β = 0,299) dan stres psikososial (β = 0,297) memiliki pengaruh langsung signifikan terhadap ide bunuh diri. Jenis kelamin juga menunjukkan pengaruh langsung (β = 0,205). Kecemasan berpengaruh tidak langsung melalui depresi (β = 0,620) dan stres (β = 0,374). Adiksi smartphone berpengaruh tidak langsung melalui stres (β = 0,324). Dukungan sosial berperan sebagai faktor protektif melalui penurunan depresi (β = -0,245).Simpulan: Ide bunuh diri dipengaruhi oleh interaksi faktor psikososial yang kompleks. Depresi dan stres psikososial memiliki pengaruh langsung dengan efek sedang dan berperan sebagai jalur utama dalam model. Kecemasan memiliki pengaruh kuat terhadap depresi dan pengaruh sedang terhadap stres, sehingga berkontribusi secara tidak langsung terhadap ide bunuh diri. Adiksi smartphone berperan sebagai faktor risiko tidak langsung dengan pengaruh sedang terhadap stres, sedangkan dukungan sosial berfungsi sebagai faktor protektif melalui penurunan depresi dengan pengaruh sedang.Kata kunci: ide bunuh diri, depresi, stres psikososial, kecemasan, dukungan sosial
| Penulis Utama | : | Miranda Puspita Sari |
| Penulis Tambahan | : | - |
| NIM / NIP | : | S572208008 |
| Tahun | : | 2026 |
| Judul | : | ASPEK PSIKOSOSIAL RISIKO BUNUH DIRI: PERAN ADIKSI SMARTPHONE, PERSEPSI STRES PSIKOSOSIAL, KECEMASAN, DEPRESI DAN DUKUNGAN SOSIAL |
| Edisi | : | |
| Imprint | : | Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026 |
| Program Studi | : | PPDS Psikiatri |
| Kolasi | : | |
| Sumber | : | |
| Kata Kunci | : | Latar Belakang: Ide bunuh diri merupakan masalah kesehatan mental yang kompleks dan dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor psikososial. Perkembangan teknologi digital turut memunculkan faktor risiko baru seperti adiksi smartphone yang berpotensi memengaruhi stres, kecemasan, dan depresi, namun hubungan antar faktor tersebut belum banyak dikaji secara terintegrasi dalam satu model analisis jalur. Tujuan: Mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antara adiksi smartphone, persepsi stres psikososial, kecemasan, depresi, dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Instrumen yang digunakan meliputi SBQ-R, HADS, PSS-10, MSPSS, dan SAS-SV. Analisis dilakukan menggunakan path analysis untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil: Depresi (? = 0,299) dan stres psikososial (? = 0,297) memiliki pengaruh langsung signifikan terhadap ide bunuh diri. Jenis kelamin juga menunjukkan pengaruh langsung (? = 0,205). Kecemasan berpengaruh tidak langsung melalui depresi (? = 0,620) dan stres (? = 0,374). Adiksi smartphone berpengaruh tidak langsung melalui stres (? = 0,324). Dukungan sosial berperan sebagai faktor protektif melalui penurunan depresi (? = -0,245). Simpulan: Ide bunuh diri dipengaruhi oleh interaksi faktor psikososial yang kompleks. Depresi dan stres psikososial memiliki pengaruh langsung dengan efek sedang dan berperan sebagai jalur utama dalam model. Kecemasan memiliki pengaruh kuat terhadap depresi dan pengaruh sedang terhadap stres, sehingga berkontribusi secara tidak langsung terhadap ide bunuh diri. Adiksi smartphone berperan sebagai faktor risiko tidak langsung dengan pengaruh sedang terhadap stres, sedangkan dukungan sosial berfungsi sebagai faktor protektif melalui penurunan depresi dengan pengaruh sedang. Kata kunci: ide bunuh diri, depresi, stres psikososial, kecemasan, dukungan sosial |
| Jenis Dokumen | : | Tesis |
| ISSN | : | |
| ISBN | : | |
| Link DOI / Jurnal | : | - |
| Status | : | Public |
| Pembimbing | : |
1. Dr. Gst. Ayu Maharatih, dr., Sp.K.J., Subsp.A.R.(K), M.Kes. 2. Siti Wahyuni, dr., Sp.K.J. |
| Penguji | : |
1. Djoko Suwito, dr., Sp.K.J.(K) 2. Budhi Hami Seno, dr., Sp.K.J.(K), M.Kes. 3. Rahaju Budhi Muljanto, dr., Sp.K.J.(K) |
| Catatan Umum | : | |
| Fakultas | : | Fak. Kedokteran |
| Halaman Awal | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
|---|---|---|
| Halaman Cover | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB I | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB II | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB III | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB IV | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB V | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB Tambahan | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| Daftar Pustaka | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| Lampiran | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |