Penelitian
mengenai pengembangan desa wisata menjadi penting karena meningkatnya
persaingan antar destinasi wisata menuntut adanya strategi pemasaran yang lebih
efektif untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengidentifikasi karakteristik segmen wisatawan, menentukan target pasar
yang potensial, serta merumuskan strategi positioning di Desa Wisata
Pentingsari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kuantitatif dengan analisis segmen menggunakan metode K-Means terhadap
karakteristik wisatawan berdasarkan variabel umur, motivasi kunjungan, minat
terhadap aktivitas budaya, frekuensi kunjungan, dan lama tinggal. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa wisatawan Desa Wisata Pentingsari dapat dikelompokkan
menjadi tiga segmen utama. Segmen 1 terdiri atas wisatawan usia relatif lebih
dewasa dengan minat budaya cukup tinggi, segmen 2 didominasi oleh wisatawan
usia muda yang lebih berorientasi pada rekreasi dan hiburan, sedangkan segmen 3
memiliki karakteristik usia relatif muda dengan motivasi kunjungan tinggi,
minat besar terhadap aktivitas budaya, serta pola kunjungan berkelompok yang
intens. Segmen 3 dinilai sebagai segmen paling potensial dan ditetapkan sebagai
primary target market karena memiliki tingkat kesesuaian tertinggi terhadap
produk wisata yang ditawarkan. Desa Wisata Pentingsari diposisikan sebagai
destinasi wisata edukatif berbasis budaya dan pengalaman yang menonjolkan
keaslian budaya serta interaksi dengan masyarakat lokal. Berdasarkan hasil
penelitian, pengelola disarankan untuk mengoptimalkan potensi segmen 3 melalui
pengembangan program wisata edukatif berbasis pengalaman, memperluas kerja sama
dengan institusi pendidikan dan berbagai mitra pariwisata, serta menyesuaikan
strategi promosi dan paket wisata sesuai karakteristik masing-masing segmen
pasar.