Pengencer merupakan salah satu bahan pendukung yang banyak digunakan dalam proses pembuatan ban di Manufaktur Ban di Kawasan Industri Kendal, terutama pada kegiatan perbaikan terhadap produk yang mengalami cacat atau dikategorikan tidak baik. Di area building pembuatan ban bias dan ban radial, penggunaan pengencer tergolong cukup tinggi. Apabila tidak dikelola dengan baik, kondisi ini berpotensi menimbulkan pemborosan bahan. Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, pemborosan pengencer terjadi karena beberapa faktor, seperti pengambilan bahan yang dilakukan secara merata di setiap divisi tanpa mempertimbangkan kebutuhan, kondisi wadah bahan yang sudah rusak atau bocor, serta tingginya perbaikan pada tapak yang tidak bagus,yang secara langsung meningkatkan kebutuhan pengencer. Selain itu, belum adanya panduan visual yang jelas dan mudah dipahami turut menyebabkan penggunaan bahan menjadi kurang terkontrol. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya pemborosan bahan di area manufaktur tiga, sekaligus merancang media komunikasi visual berupa poster panduan penggunaan thinner yang efektif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan di lapangan, wawancara dengan pekerja dan ketua di lapangan, serta melihat langsung penggunaan bahan di lapangan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemborosan bahan tidak hanya disebabkan oleh cara penggunaannya, tetapi juga berkaitan dengan kondisi botol, serta tingginya kebutuhan bahan pada proses tertentu. Sebagai upaya untuk mengurangi dan mencegah pemborosan, poster panduan ini dibuat desesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Poster ini dilengkapi dengan ikon- ikon yang mudah dikenali, bahasa yang digunakan juga Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin, serta slogan singkat sebagai pengingat bagi pekerja. Diharapkan poster ini dapat meningkatkan kesadaran karyawan, baik Karyawan Indonesia maupun Karyawan Tingkok, serta dalam menggunakan bahan secara lebih bijak, efisien dan sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat mendukung pengendalian bahan serta menigkatkan efisiendi di Manufaktur Ban di Kawasan Industri Kendal.