Penulis Utama : Dhiva Rosa Alia Sari
NIM / NIP : D0322032

Dhiva Rosa Alia Sari. D0322032. 2026. Strategi Pemberdayaan Penyandang Disabilitas berbasis Penguatan Jaringan Sosial pada Komunitas Difabel Berdaya di Kota Surakarta. Prof. Dr. Argyo Demartoto, M.Si. Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Sebelas Maret.Penyandang disabilitas fisik masih mengalami masalah seperti rendahnya percaya diri, kesulitan menjalin relasi sosial, dan terbatasnya organisasi pemberdayaan produktif. Di Kota Surakarta, Komunitas Difabel Berdaya hadir sebagai ruang partisipatif dan memanfaatkan jaringan sosial, salah satunya melalui kolaboratif dengan kemitraan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi pemberdayaan penyandang disabilitas berbasis penguatan jaringan sosial sekaligus mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambatnya, serta dampaknya. Teori dalam penelitian ini yakni, teori Jaringan Sosial dari Mark Granovetter dan Teori Pemberdayaan Masyarakat oleh John L. McKnight dan Jody P. Kretzmann. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal pada Komunitas Difabel Berdaya di Kota Surakarta. Sumber data berupa data primer melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yakni pengurus komunitas, informan utama yakni anggota komunitas, dan informan pendukung yakni relawan komunitas dan kemitraan. Pemilihan informan tersebut menggunakan purposive sampling. Selain itu, sumber data juga diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Adapun teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik analisis data model interaktif dari Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan penyandang disabilitas pada Komunitas Difabel Berdaya di Kota Surakarta menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Adapun lima strategi pemberdayaan meliputi identifikasi aset, merumuskan visi, penguatan mental, peningkatan kapasitas, dan berkolaborasi dengan kemitraan. Strategi tersebut memanfaatkan ikatan kuat maupun lemah. Ikatan kuat merujuk hubungan internal komunitas. Sedangkan, ikatan lemah merujuk upaya komunitas membangun kerja sama dengan Yayasan Koin Kita, Lazis Jateng, Dahar Gratis, dan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso. Landasan jaringan sosial terbagi menjadi empat asumsi yaitu norma dan kepadatan jaringan merujuk pada aturan dalam komunitas, kekuatan ikatan kuat dan lemah yang dibangun melalui peran komunitas, lubang struktural yang menghubungkan antara penyandang disabilitas dengan pihak lain, dan keterlekatan dalam aktivitas ekonomi. Hubungan yang terjalin antar aktor tidak terhimpun dalam satu jaringan, melainkan beririsan satu sama lain dalam memberdayakan penyandang disabilitas. Adapun faktor pendorong pemberdayaan meliputi tingkat partisipasi anggota, manajemen komunitas, dan peran mitra. Di sisi lain, faktor penghambat meliputi aksesibilitas dan anggaran yang terbatas. Melalui pemberdayaan tersebut memberikan dampak terhadap aspek psikologis yaitu peningkatan rasa percaya diri anggota. Untuk dampak sosial yaitu menambah relasi baik sesama disabilitas maupun masyarakat luas. Dampak ekonomi merujuk pada peningkatan pendapatan dan akses modal usaha bagi anggota komunitas. 

×
Penulis Utama : Dhiva Rosa Alia Sari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0322032
Tahun : 2026
Judul : Strategi Pemberdayaan Penyandang Disabilitas berbasis Penguatan Jaringan Sosial pada Komunitas Difabel Berdaya di Kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2026
Program Studi : S-1 Sosiologi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Pemberdayaan disabilitas, jaringan sosial, komunitas
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Argyo Demartoto, M.Si.
Penguji : 1. Dr. Akhmad Ramdhon, S.Sos., M. A.
2. Dr. Dra. Rahesli Humsona, M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.