Penelitian
ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai (1) pengaruh literasi
digital terhadap kinerja praktik siklus akuntansi siswa SMK, (2) pengaruh
pemahaman akuntansi dasar terhadap kinerja praktik siklus akuntansi siswa SMK,
(3) pengaruh literasi digital dan pemahaman akuntansi dasar secara simultan
terhadap kinerja praktik siklus akuntansi siswa Sekolah Menengah Kejuruan.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif
kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Program
Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK Negeri 6 Surakarta yang berjumlah
106 siswa. Sampel penelitian sebanyak 84 siswa yang ditentukan menggunakan
teknik simple random sampling dengan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui penyebaran kuesioner, dokumentasi, dan tes unjuk kerja.
Kuesioner digunakan untuk mengukur literasi digital, dokumentasi digunakan
untuk memperoleh data pemahaman akuntansi dasar melalui nilai rapor siswa,
sedangkan tes unjuk kerja digunakan untuk mengukur kinerja praktik siklus
akuntansi siswa berbantuan microsoft excel. Analisis data yang digunakan adalah
statistik deskriptif, uji prasyarat analisis, dan uji hipotesis. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa (1) literasi digital tidak berpengaruh signifikan
terhadap kinerja praktik siklus akuntansi siswa; (2) pemahaman akuntansi dasar
berpengaruh signifikan terhadap kinerja praktik siklus akuntansi siswa; dan (3)
literasi digital dan pemahaman akuntansi dasar secara simultan berpengaruh
signifikan terhadap kinerja praktik siklus akuntansi siswa. Dengan demikian,
dapat disimpulkan bahwa pemahaman akuntansi dasar menjadi faktor yang lebih
dominan dalam meningkatkan kinerja praktik siklus akuntansi, sedangkan literasi
digital secara individual belum memberikan pengaruh yang signifikan, namun
secara bersama-sama tetap memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja
praktik siswa.