Latar Belakang : Pencahayaan yang tidak baik dapat menyebabkan gangguan pada alat penglihatan dan akan menyebabkan menurunnya konsentrasi dan kelelahan mental. Hampir pada setiap kegiatan atau pekerjaan, mata atau indra penglihatan adalah yang terpenting dalam melihat objek atau benda. Apabila mata mengalami gangguan atau kerusakan maka akan berpengaruh pula dalam setiap pekerjaan maupaun kegiatan yang dapat mengakibatkan produktivitas kerja menurun. untuk para tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan intensitas pencahayaan umum terhadap keluhan kelelahan mata pada pegawai area kantor PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Regional Bali Nusa Tenggara. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian survei analitik untuk mengetahui apakah terdapat hubungan intensitas pencahayaan umum terhadap keluhan kelelahan mata pada pegawai area kantor PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Regional Bali Nusa Tenggara. Hasil : Pegawai yang bekerja pada intensitas pencahayaan baik (> 300 lux) sebanyak 8 orang (26.7%) yang terdiri dari 3orang (10.0%) mengalami kelelahan mata dan 5orang (16.7%) tidak mengalami keluhan kelelahan mata. Pegawai yang bekerja pada intensitas pencahayaan buruk (< 300 lux) sebanyak 22 orang (73.3%) yang terdiri dari 20 orang (66.6%) mengalami kelelahan mata dan 2 orang (6.7%) tidak mengalami kelelahan mata. Hasil uji Spearman’s Rank diperoleh nilai signifikansi (p) sebesar 0.001 dan nilai korelasi (r) sebesar – 0.558. Simpulan : Terdapat hubungan yang bermakna dengan arah hubungan tidak searah dan berkorelasi kuat antara intensitas pencahayaan umum dengan keluhan kelelahan mata pada pegawai di area kantor PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Regional Bali Nusa Tenggara. Kata Kunci : Intensitas Pencahayaan Umum, Keluhan Kelalahan Mata