Penulis Utama : Sherly Eka Apriliawati
NIM / NIP : H0222116

Kekeringan merupakan persoalan yang signifikan karena berdampak langsung pada ketersediaan air, produktivitas pertanian, dan keberlanjutan ekosistem lokal. Kekeringan di Sub DAS Bancak terjadi setiap tahun pada musim kemarau. Penelitian ini mengidentifikasi kekeringan dalam dua metode, yaitu metode Normalized Difference Drought Index (NDDI) sebagai indikator kekeringan potensial dan metode Thornthwaite-Mather sebagai indikator kekeringan aktual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran kekeringan potensial dan kekeringan aktual di Sub DAS Bancak, serta mengidentifikasi keakuratan metode Normalized Difference Drought Index (NDDI) sebagai indeks kekeringan potensial dalam merepresentasikan kekeringan aktual berdasarkan metode Thornthwaite-Mather. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2025 hingga Januari 2026 menggunakan pendekatan survei deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan pada titik pengambilan sampel berdasarkan pada 17 Satuan Peta Lahan (SPL) hasil overlay peta curah hujan, jenis tanah, kemiringan lereng dan penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi kelas kekeringan pada metode Thornthwaite-Mather dan NDDI di Sub DAS Bancak tahun 2025. Sub DAS Bancak memiliki kelas kekeringan potensial kering berat dan kering sangat berat sedangkan kekeringan aktual memiliki kelas kering sedang dan kering ringan. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa jenis tanah dan penggunaan lahan memiliki pengaruh signifikan terhadap indeks kekeringan aktual. Pada keragaman penggunaan lahan, sawah tadah hujan memiliki tingkat kekeringan lebih tinggi dibanding tegalan dan kebun. Keragaman jenis tanah menunjukkan Entisol memiliki tingkat kekeringan paling tinggi dibanding jenis tanah lainnya. Akurasi antara metode NDDI dengan metode Thornthwaite-Mather pada skala tahunan menunjukkan NDDI belum sepenuhnya mampu menggambarkan kekeringan aktual menurut metode Thornthwaite-Mather. Sementara itu, akurasi pada kelompok musim menunjukkan NDDI memiliki kemampuan dalam merepresentasikan kekeringan aktual, terutama pada kelompok musim kering. Faktor penentu kekeringan aktual adalah berat volume, porositas, Soil Water Retention (SWR), serta C-organik. Rekomendasi untuk meminimalisir kekeringan pada penelitian ini adalah perlunya pengelolaan lahan berdasarkan karakteristik tanah dengan penambahan bahan organik untuk tanah liat, serta penambahan biochar untuk tanah berpasir guna memperbaiki struktur tanah dan kemampuan retensi air. 

×
Penulis Utama : Sherly Eka Apriliawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0222116
Tahun : 2026
Judul : Identifikasi Sebaran Kekeringan di Sub DAS Bancak, DAS Tuntang dengan Metode Normalized Difference Drought Index (NDDI) dan Thornthwaite-Mather
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2026
Program Studi : S-1 Ilmu Tanah
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Neraca air, Kemarau, Tanah, Penginderaan Jauh.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Mujiyo, S.P., M.P
2. Prof. Dr. Ir. Sumani, M.Si.
Penguji : 1. Ganjar Herdiansyah S.P., M.P
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.