Naskah skripsi ini menyajikan perancangan mesin Centrifugal Melt
Spinning (CMS) skala laboratorium dan UMKM untuk mengonversi residu plastik
Polyethylene Terephthalate (PET) menjadi serat dacron kontinu
yang fungsional dan terjangkau. Proses perancangan mengikuti metodologi
terstruktur, diawali dengan pengumpulan Voice of Customer yang
ditransformasikan ke dalam parameter teknis melalui matriks House of Quality,
hingga bermuara pada pemilihan konsep arsitektur vertical gravity feed
bersistem pemanas gas terbuka. Evaluasi perwujudan desain memvalidasi kelayakan
mekanis sistem dasar, meliputi jaminan kekuatan rangka penumpu statis serta
kalkulasi daya motor transmisi untuk mengakomodasi gaya hambat aerodinamis pada
putaran 3.200 RPM. Analisis komponen kritis difokuskan pada wadah spinneret
berbahan Aluminium Alloy 6061-T6 yang terpapar tegangan gabungan
termomekanika; simulasi numerik menggunakan Finite Element Analysis
(FEA) mengonfirmasi struktur terbebas dari ancaman kegagalan luluh dan memiliki
umur pakai lelah tak terhingga. Keandalan operasional alat kemudian dioptimasi
melalui desain eksperimen Taguchi L9 dan uji ANOVA, yang menetapkan putaran
poros dan durasi pemanasan sebagai variabel mutlak penentu kualitas fisis
serat. Tahap desain rinci mengunci parameter produksi krusial, meliputi
toleransi suaian presisi kelas h7 pada poros, spesifikasi kekasaran permukaan,
serta implementasi Design for Manufacture and Assembly (DFMA). Purwarupa
telah berhasil difabrikasi secara ekonomis dan teruji fungsional mampu mengekstrusi
lelehan polimer secara stabil. Sebagai penyempurnaan di masa mendatang,
rekomendasi lanjutan difokuskan pada integrasi sistem kontrol termal lingkar
tertutup (PID), simulasi viskoelastis aliran berbasis Computational Fluid
Dynamics (CFD), serta penerapan mekanisme pengumpanan material kontinu.