Pengasuhan
anak usia dini merupakan salah satu tantangan bagi ibu karena tingginya
tuntutan dalam memberikan perhatian, pengawasan, dan pendampingan kepada anak.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko stres pengasuhan, yang salah satunya
dipengaruhi oleh dukungan sosial melalui mediasi parenting self-efficacy.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap
stres pengasuhan ibu yang memiliki anak usia dini dengan parenting
self-efficacy sebagai mediator. Partisipan penelitian berjumlah 167 ibu
yang memiliki anak usia dini yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Partisipan yang didapat berada pada rentang usia 18–40 tahun dengan
rata-rata tingkat pendidikan sarjana dan memiliki 1 hingga 2 orang anak.
Instrumen yang digunakan terdiri dari Skala Perceived Social Support dengan
Reliabilitas senilai 0.856, Skala Stres Pengasuhan (SSP) dengan Reliabilitas
senilai 0.920, dan Skala Parenting Self-Efficacy dengan Reliabilitas
senilai 0.958. Analisis data dilakukan menggunakan PROCESS Macro Model 4 oleh
Hayes dengan teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap parenting
self-efficacy (β = 4,847; p =
0,000), parenting self-efficacy berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres
pengasuhan (β = -0,133; p = 0,000), dan
pengaruh langsung dukungan sosial terhadap stres pengasuhan tidak signifikan
setelah mediator dimasukkan ke dalam model (β = -0,059; p = 0,441). Selain itu,
pengaruh tidak langsung menunjukkan koefisien sejumlah -0.642 dengan BootSE
0.074 serta interval keyakinan Bootstrap (BootLLCI = -0.787 dan BootULCI =
-0.496). Interval kepercayaan bootstrap 95% tidak melewati angka nol
menunjukkan adanya efek mediasi yang signifikan dari variabel parenting
self-efficacy dalam pengaruh dukungan sosial dan stres pengasuhan. Kesimpulan
penelitian ini menunjukkan bahwa parenting self-efficacy dapat
berperan sebagai mediator antara pengaruh dukungan sosial dan stres pengasuhan.
Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial yang diterima akan berdampak
pada peningkatan keyakinan pengasuhan lalu pada akhirnya dapat mengurangi stres
pengasuhan ibu dengan anak usia dini.