Penelitian
ini bertujuan untuk (1) menganalisis unsur intrinsik
dalam buku Sejarah Ringkas Ki Ageng Singoprono karya Slamet Widodo dan
Arvina Alfajri, (2) mengidentifikasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter yang
terkandung dalam buku Sejarah Ringkas Ki Ageng Singoprono karya Slamet
Widodo dan Arvina Alfajri, (3) mendeskripsikan pemanfaatan buku “Sejarah
Ringkas Ki Ageng Singoprono” karya Slamet Widodo dan Arvina Alfajri sebagai
materi penguat dimensi keimanan dan ketakwaan di MAN 2 Boyolali. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data
dalam penelitian ini meliputi dokumen
berupa buku Sejarah Ringkas Ki Ageng Singoprono karya Slamet
Widodo dan Arvina Alfajri dan informan
berupa 2 guru bahasa Indonesia dan 5 peserta didik kelas X MAN 2
Boyolali. Teknik pengambilan sampel mengunakan teknik purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan teknik analisis dokumen dan
wawancara terstruktur. Teknik uji validitas yang digunakan adalah teknik
uji validitas teori dan sumber. Data dianalisis dengan menggunakan teknik
analisis data interaktif Miles dan Huberman, yakni pengumpulam data, reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan
adanya unsur intrinsik yang meliputi tema, alur, tokoh dan penokohan, latar,
sudut pandang, serta amanat, di mana kelima unsur tersebut memegang peranan
penting agar pesan moral yang terkandung di dalamnya dapat tersampaikan dan
dipahami oleh pembaca secara optimal. Di samping itu, ditemukan pula 6 nilai
pendidikan karakter yang relevan, di antaranya meliputi sikap religius,
toleransi, kerja keras, kepedulian sosial, kejujuran, dan tanggung jawab.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, buku Sejarah Ringkas Ki Ageng Singoprono
karya Slamet Widodo dan Arvina Alfajri dinilai layak digunakan sebagai penguat
dimensi keimanan dan ketakwaan sekaligus sarana pembentukan karakter peserta
didik, karena bahasanya yang sederhana memudahkan pemahaman dan internalisasi
nilai dalam kehidupan sehari-hari.