Yanis
Ratma,N 2025. Pengaruh Modal Sosial Terhadap Adaptasi Dan Kesiapsiagaan
Masyarakat Pada Permukiman Sempadan Sungai Bengawan Solo. Tesis. Program
Studi S2 Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas
Sebelas Maret. Pembimbing: Dr. Rita Noviani.S.Si.,M.Si. Ko-Pembimbing: Dr.
Pipit Wijayanti,S.Si.,M.Sc Banjir merupakan bencana
hidrometeorologis yang sering terjadi di kawasan permukiman sempadan Sungai
Bengawan Solo, khususnya di Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota
Surakarta. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat memiliki tingkat kerentanan
yang tinggi terhadap kejadian banjir. Dalam menghadapi risiko tersebut, modal
sosial menjadi salah satu sumber daya penting yang dapat mendukung kemampuan
adaptasi dan kesiapsiagaan masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan tingkat modal sosial, tingkat adaptasi, dan tingkat
kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir, serta menguji pengaruh modal
sosial terhadap adaptasi dan kesiapsiagaan masyarakat di Kelurahan Pucangsawit.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei
cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 93 responden yang dipilih menggunakan
teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi,
wawancara, dokumentasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan
statistik deskriptif dan regresi linier sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa
tingkat modal sosial, adaptasi, dan kesiapsiagaan masyarakat berada pada
kategori tinggi. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa modal sosial
berpengaruh positif dan signifikan terhadap adaptasi masyarakat serta
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam
menghadapi bencana banjir. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi modal
sosial yang dimiliki masyarakat, semakin baik kemampuan adaptasi dan
kesiapsiagaan yang dimiliki dalam menghadapi risiko banjir.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa modal
sosial merupakan faktor penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk
beradaptasi dan mempersiapkan diri menghadapi bencana banjir. Oleh karena itu,
penguatan modal sosial perlu menjadi bagian dari strategi pengurangan risiko
bencana berbasis masyarakat di kawasan sempadan Sungai Bengawan Solo.