Penulis Utama : Ahmad Jangkung Islamudin
NIM / NIP : I0322006

Pengadaan bahan baku merupakan aktivitas krusial dalam manajemen rantai pasok guna meminimalkan risiko kecacatan produksi dan menjaga efisiensi biaya operasional. Masalah utama yang dihadapi oleh Nusantara Batik Art adalah inkonsistensi kualitas material dari supplier eksisting, yang telah memicu lima insiden cacat produksi berskala besar sepanjang tahun 2025 dengan total akumulasi material terbuang (waste) mencapai hampir 900 meter kain batik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pemilihan supplier yang objektif dan terintegrasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada evaluasi kelompok supplier utama penyedia Kain Prima, Kain Primisima, dan Kain Rayon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah integrasi Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) dan Fuzzy Data Envelopment Analysis (FDEA). FAHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas dari 14 kriteria evaluasi berdasarkan penilaian subjektif tiga pakar internal perusahaan. Selanjutnya, efisiensi relatif masing-masing supplier sebagai Decision Making Unit (DMU) diukur menggunakan pemodelan FDEA Charnes, Cooper, and Rhodes (CCR) Input-Oriented yang diselesaikan menggunakan perangkat lunak LINGO 18.0. Analisis Super-Efficiency diaplikasikan secara kondisional pada tingkat kepastian penuh (α = 1) guna memecah nilai efisiensi yang seri dan menghasilkan peringkat mutlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat kriteria utama, aspek Kualitas menjadi prioritas tertinggi dengan bobot 0,328. Pada tingkat subkriteria global, Harga Kain (0,214) dan Tingkat Cacat Kain (0,117) mendominasi sebagai parameter paling krusial. Berdasarkan pengolahan model FDEA Super-Efficiency, diperoleh pemeringkatan mutlak di mana Bimo Kunting menempati peringkat pertama pada pengadaan Kain Prima dengan skor efisiensi 2,714. Sementara itu, Kusuma Mulia menunjukkan keunggulan absolut dengan mendominasi peringkat utama untuk kategori Kain Primisima (skor 2,385) dan Kain Rayon (skor masif sebesar 4,714). Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah model integrasi FAHP dan FDEA terbukti mampu meminimalkan ambiguitas penilaian kualitatif serta menghasilkan pemeringkatan supplier yang terukur secara matematis. Saran yang diajukan bagi manajemen Nusantara Batik Art adalah menerapkan strategi alokasi pemesanan kepada supplier peringkat tertinggi pada setiap kategori kain sebelum siklus produksi dimulai, serta menjadikan indikator harga dan tingkat cacat kain sebagai tolak ukur utama dalam mengevaluasi penawaran pra-produksi. 

×
Penulis Utama : Ahmad Jangkung Islamudin
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0322006
Tahun : 2026
Judul : Analisis Pemilihan Supplier Bahan Baku Kain Menggunakan Integrasi Metode Fuzzy AHP Dan Fuzzy DEA Di Nusantara Batik Art
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2026
Program Studi : S-1 Teknik Industri
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Fuzzy Analytical Hierarchy Process, Fuzzy Data Envelopment Analysis, Pemilihan Supplier, Rantai Pasok, Super-Efficiency
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Cucuk Nur Rosyidi, S.T., M.T.
Penguji : 1. Dr. Ir. Eko Liquiddanu S.T., M. T.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.