Mira Puspita Rini. K1222052. Pembimbing : Prof.Dr.Rr. Elisabeth Nugraheni Eko Wardani, SS, M.Hum. KAJIAN STILISTIKA DALAM LIRIK LAGU ALBUM MONOKROM KARYA TULUS DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PUISI DI SMP. Tugas Akhir, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2026.Penelitian ini mengkaji stilistika dalam lirik lagu album Monokorom karya Tulus, dengan fokus pada 1. Gaya Bahasa, 2. Diksi, 3. Imaji, 4. Pemanfaatannya sebagai media pembelajaran puisi di SMP kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Teknik pengumpulan data dilakukan secara sistemitas melalui analisis dokumen teks lirik lagu serta sumber data dari informan melalui wawancara mendalam dengan guru Bahasa Indonesia dan siswa di SMP Angkasa Lanud Adi Soemarmo. Validitas data diperoleh melalui triangulasi teori dan triangulasi sumber data. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan mempertimbangkan kesesuaian kata, frase, dan pada lirik lagu terhadap fokus analisis dan kalimat konteks pembelajaran puisi. Prosedur analisis data menerapkan model mengalir yang mencakup tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga penarikan simpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada 1. Gaya bahasa, ditemukan penggunaan majas yang variatif dengan dominasi metafora yang mencapai persentase akumulatif sebesar 42,42%. 2. Pada analisis diksi atau pemilihan kata, penggunaan diksi konotatif menjadi elemen yang paling menonjol dan dominan dengan persentase capaian sebesar 43,15%. 3. Sementara itu, pada analisis imaji atau citraan, hasil analisis didominasi secara kuat oleh imaji penglihatan (visual) dengan persentase sebesar 38,46%. 4. Penggunaan lirik lagu album Monokrom
sebagai media pendukung pembelajaran puisi kontekstual di tingkat SMP dinilai sangat relevan, efektif, dan layak digunakan dalam ekosistem Kurikulum Merdeka. Lirik lagu tersebut memberikan konteks nyata dan kedekatan emosional dengan kehidupan remaja sehingga mempermudah siswa menikmati teks sastra. Para guru dan siswa menyatakan bahwa lagu-lagu populer ini berhasil menciptakan suasana kelas yang lebih hidup dan santai, membantu memahami unsur-unsur pembangun puisi secara konkret, serta meningkatkan motivasi dan kemampuan apresiasi sastra peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat mendorong para pengajar untuk mengeksplorasi pendekatan pembelajaran sastra yang lebih inovatif, kreatif, dan dekat dengan dunia keseharian siswa.