Yuniko
Windu Saputra. B0120070. 2024. Kajian Stilistika Lirik Lagu Pop Jawa Tiga
Album Karya Hendra Kumbara di Kanal Youtube Syalala Production. Skripsi:
Program Studi Sastra Daerah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret
Surakarta. Alasan
dilakukan penelitian dikarenakan dalam lirik-lirik lagu Hendra Kumbara terdapat
banyak aspek stilistika seperti persamaan bunyi, diksi, majas, dan citraan
sehingga menarik untuk diteliti. Tujuan dari penelitian
ini adalah (1) mendeskripsikan penggunaan aspek stilistika (persamaan bunyi,
diksi, majas, dan citraan) dalam lirik lagu pop Jawa karya Hendra Kumbara pada
Album Wayahe, (2) mendeskripsikan penggunaan aspek stilistika (persamaan
bunyi, diksi, majas, dan citraan) dalam lirik lagu pop Jawa karya Hendra
Kumbara pada Album Sumringah, (3) mendeskripsikan penggunaan aspek
stilistika (persamaan bunyi, diksi, majas, dan citraan) dalam lirik lagu pop
Jawa karya Hendra Kumbara pada Album Nostalgia, dan (4) mendeskripsikan
hubungan aspek stilistika yang terdapat dalam ketiga album lagu pop Jawa karya
Hendra Kumbara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa transkrip lirik lagu pop Jawa
Karya Hendra Kumbara yang terdapat aspek stilistika beserta konteksnya. Sumber
data penelitian ini adalah video lagu Hendra Kumbara yang diunggah oleh kanal YouTube
Syalala Production mulai 1 September 2020 sampai dengan 16 Juli 2023 dengan
total sebanyak 23 lagu yang terdiri dari 3 album, yaitu Sumringah (2020),
Wayahe (2021), dan Nostalgia (2022). Pengumpulan data menggunakan metode simak
dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan catat. Metode analisis data dalam
penelitian ini adalah metode padan dan metode agih. Metode padan dengan teknik
dasar PUP (Pilah Unsur Penentu) daya pilah ortografis untuk menganalisis unsur
gaya bahasa dan citraan. Metode agih dengan teknik dasar BUL (Bagi Unsur
Langsung) teknik lanjutan lesap untuk menganalisis unsur diksi dan persamaan
bunyi. Metode penyajian hasil analisis data menggunakan metode formal dan
informal.
Hasil
dari penelitian ini adalah (1) pada album Wayahe ditemukan persamaan
bunyi: asonansi, aliterasi, dan purwakanthi lumaksita; diksi:
aspek morfologis (afiksasi dan reduplikasi), sinonim, antonim, kosakata asing,
dan abreviasi; majas: personifikasi, metafora, hiperbola, litotes, dan simile;
dan citraan: penciuman, penglihatan, perabaan, dan pendengaran, (2) pada album Sumringah
ditemukan persamaan bunyi asonansi, aliterasi, dan purwakanthi
lumaksita; diksi: aspek
morfologis (afiksasi dan reduplikasi), sinonim, antonim, kosakata asing; dan
abreviasi; majas: metafora, hiperbola, litotes, asindeton, klimaks dan retoris,
dan citraan: penglihatan dan pendengaran, (3) pada album Nostalgia ditemukan persamaan bunyi: asonansi, aliterasi, dan purwakanthi
lumaksita; diksi: aspek morfologis (afiksasi dan reduplikasi), antonim,
kosakata asing, dan abreviasi; majas: metafora, hiperbola, litotes, asindeton,
dan retoris; dan citraan: pendengaran dan perabaan, (4) hubungan aspek
stilistika dari ketiga album, yaitu album Sumringah adalah yang paling
sering ditemukan aspek stilistika, disusul album Wayahe, dan terakhir
album Nostalgia.