Alpha Naura Stiyadi. K3322007. Pembimbing: Prof. Dr. Elfi Susanti VH, S.Si., M.Si. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN SMART CARD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI ASAM BASA KELAS XI SMA NEGERI 4 SURAKARTA. Tugas Akhir. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Surakarta Juli, 2026. Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan smart card pada materi asam basa kelas XI SMA Negeri 4 Surakarta (2) meningkatkan hasil belajar kognitif siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan smart card pada materi asam basa kelas XI SMA Negeri 4 Surakarta. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI F-3 SMA Negeri 4 Surakarta. Sumber data penelitian ini meliputi guru dan siswa XI F-3 tahun ajaran 2025/2026.Teknik pengumpulan data dengan tes, angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan smart card dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi asam basa kelas XI F-3 SMA Negeri 4 Surakarta. Data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa berdasarkan angket dari 72,22% pada siklus I menjadi 97,22% pada siklus II, serta berdasarkan observasi dari 63,89% menjadi 77,78%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD mampu mendorong keterlibatan siswa secara lebih aktif dalam proses pembelajaran. (2) Penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan smart card dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi asam basa kelas XI F-3 SMA Negeri 4 Surakarta. Data menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar kognitif siswa meningkat dari 38,89% pada siklus I menjadi 91,67% pada siklus II. Hal ini disebabkan oleh STAD berbantuan smart card yang menciptakan lingkungan belajar kolaboratif dan terstruktur, mendorong keterlibatan aktif siswa dalam diskusi kelompok, serta mengoptimalkan penggunaan media smart card sebagai sarana latihan yang kontekstual sehingga pemahaman konsep asam basa siswa meningkat secara signifikan.