Penulis Utama : Grecia Witara Tanti
NIM / NIP : V4123035

Budidaya tanaman Bayam brazil (Alternanthera sissoo L.) dilaksanakan di Jl. Cahaya 7, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah selama bulan April hingga Juni 2026. Kegiatan budidaya dilakukan pada lahan pekarangan menggunakan 200 polybag sebagai media tanam, sehingga sesuai diterapkan pada lahan terbatas di wilayah perkotaan. Bayam brazil dipilih karena memiliki kandungan gizi yang tinggi, mudah dibudidayakan, serta memiliki prospek ekonomi yang baik sebagai sayuran sehat. Tahapan budidaya meliputi persiapan media tanam menggunakan campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, dilanjutkan dengan perbanyakan bibit melalui stek batang, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, panen, dan pascapanen. Pemeliharaan tanaman dilakukan melalui penyiraman rutin, penyulaman, penyiangan gulma, pemupukan menggunakan pupuk NPK 16-16-16, serta pengendalian hama dan penyakit agar pertumbuhan tanaman berlangsung optimal. Pascapanen dilakukan melalui sortasi, pengemasan, dan pemasaran. Produk dipasarkan secara langsung kepada konsumen di wilayah Surakarta serta melalui media sosial dan aplikasi pesan instan. Strategi pemasaran menggunakan konsep bauran pemasaran (4P), meliputi produk berkualitas, harga yang kompetitif, distribusi secara langsung, dan promosi melalui media digital sehingga mampu meningkatkan minat konsumen terhadap bayam brazil. Berdasarkan analisis usahatani, total biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp1.374.750 dengan total produksi sebanyak 98kg. Harga jual ditetapkan sebesar Rp30.000/kg sehingga diperoleh total penerimaan sebesar Rp2.940.000 dan keuntungan sebesar Rp1.565.250 dalam satu periode budidaya. Nilai R/C Ratio sebesar 2,13 menunjukkan bahwa setiap pengeluaran Rp1,00 menghasilkan penerimaan Rp2,13, sedangkan nilai B/C Ratio sebesar 1,13 menunjukkan bahwa usaha memberikan keuntungan sebesar Rp1,13 untuk setiap Rp1,00 biaya yang dikeluarkan. Analisis Break Even Point (BEP) juga menunjukkan bahwa usaha telah berada di atas titik impas sehingga layak untuk dikembangkan. Dengan demikian, budidaya bayam brazil secara konvensional dalam polybag merupakan usaha yang layak, menguntungkan, serta berpotensi dikembangkan sebagai alternatif usahatani pada lahan terbatas di kawasan perkotaan.

×
Penulis Utama : Grecia Witara Tanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : V4123035
Tahun : 2026
Judul : Usahatani Tanaman Bayam Brazil (Alternanthera sissoo L.) secara Konvensional dalam Polybag di Jebres, Surakarta, Jawa Tengah.
Edisi :
Imprint : Surakarta - Sekolah Vokasi - 2026
Program Studi : D-3 Agribisnis
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Bayam brazil, polybag, budidaya konvensional, analisis usahatani, kelayakan usaha
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Hardian Ningsih, S.P., M.P.
2. Dewi Nawang Suprihatin, S.P., M.P.
Penguji : 1. Bela Tri Wijayanti, S.P., M.Sc.
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Vokasi
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.