ABSTRAKParmiyatun. V4323038. 2026. ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. M UMUR 29 TAHUN DENGAN SECTIO CAESAREA ATAS INDIKASI RIWAYAT SECTIO CAESAREA DAN RIWAYAT ABORTUS DI PUSKESMAS SANGKRAH SURAKARTA. Program studi DIII Kebidanan Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret.Ruang Lingkup: Asuhan kebidanan berkelanjutan merupakan pendekatan pelayanan komprehensif yang mencakup masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, dan keluarga berencana. Penatalaksanaan: Asuhan kehamilan pada Ny. M dilakukan sesuai standar pelayanan antenatal. Penilaian risiko menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) menunjukkan skor 14 yang termasuk Kehamilan Risiko Sangat Tinggi (KRST). Asuhan persalinan dilakukan melalui tindakan Sectio Caesarea (SC) terjadwal atas indikasi riwayat sectio caesarea. Asuhan nifas menunjukkan kondisi normal dengan involusi uterus baik, penyembuhan luka operasi optimal, serta produksi ASI lancar. Skrining Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) menunjukkan skor 1. Asuhan neonatus menunjukkan kondisi normal dan tidak ditemukan tanda bahaya. Asuhan keluarga berencana dilakukan melalui konseling, ibu memilih metode kontrasepsi kondom. Evaluasi: Asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. M telah sesuai standar dan teori pada masa kehamilan, persalinan, nifas, dan neonatus. Pada asuhan keluarga berencana terdapat kesenjangan antara teori dan praktik, dimana secara teori ibu multipara direkomendasikan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), namun ibu memilih kontrasepsi kondom. Simpulan dan Saran: Asuhan kebidanan berkelanjutan telah diberikan dengan baik. Klien diharapkan mempertimbangkan penggunaan kontrasepsi jangka panjang seperti IUD atau implant. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan konseling dan edukasi keluarga berencana.Kata kunci : Continuity of Care, Sectio Caesarea, Kehamilan Risiko Tinggi, Keluarga Berencana.