Penelitian berangkat dari perubahan fungsi toko buku fisik yang kini
bertransfromasi bukan hanya menjadi ruang transaksi, melainkan juga menjadi
ruang pengalaman, aktivitas, dan interaksi sosial. Gramedia Jalma Blok M
dipilih sebagai lokasi penelitian karena menggabungkan fungsi retail dengan
ruang baca, area duduk, ruang komunitas, working space, dan elemen
interior yang dirancang untuk menciptakan pengalaman visual pengunjung.
Penelitian ini menganalisis persepsi visual pengunjung Generasi Z terhadap
elemen interior Gramedia Jalma Blok M dan mengidentifikasi elemen interior yang
paling dominan ditinjau dari elemen ruang, warna, pencahayaan, furnitur, dan
dekorasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive
sampling. Sampel terdiri dari 120 pengunjung Gen Z. Data primer dikumpulkan
melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan statistik
deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa persepsi visual pengunjung Gen Z terhadap
elemen interior Gramedia Jalma Blok M termasuk sangat baik, dengan skor
rata-rata keseluruhan 4,28. Rincian per elemen: ruang/layout rata‑rata
4,10 (kategori tinggi), pencahayaan 4,35 (sangat baik), warna 4,26 (sangat
baik), furnitur 4,49 (sangat baik), dan dekorasi 4,24 (sangat baik). Furnitur
muncul sebagai elemen paling dominan karena memperoleh skor tertinggi dan
dinilai memperkuat daya tarik visual, karakter ruang, serta pengalaman
kunjungan. Elemen ruang, pencahayaan, warna, furnitur, dan dekorasi di Gramedia
Jalma Blok M berhasil membentuk persepsi visual positif pada pengunjung Gen Z,
mendukung keteraturan dan daya tarik visual ruang.