Penulis Utama : In'am Hasna Nur Azizah
NIM / NIP : H0722074

Tikus sawah (Rattus argentiventer) merupakan hama utama pada tanaman padi yang menyebabkan kerugian hasil panen. Lubang aktif adalah lubang yang masih ditinggali dan sering dilewati oleh tikus sawah sehingga dapat menjadi indikator tidak langsung untuk mendeteksi keberadaan dan aktivitas tikus sawah di lapangan. Keberadaan lubang aktif tikus sawah di pematang sawah dipengaruhi oleh fase pertumbuhan tanaman, kondisi habitat sekitar, dan kondisi fisik pematang sawah. Pematang sawah berperan sebagai jalur pergerakan dan tempat berlindung tikus, namun informasi mengenai keberadaan lubang aktif tikus sawah pada kondisi pematang sawah yang berbeda masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keberadaan lubang aktif tikus sawah antara fase generatif dan fase vegetatif tanaman padi, mengetahui keberadaan lubang aktif tikus sawah pada pematang sawah berdasarkan jarak dari lereng jalan tol, serta mengetahui hubungan antara lebar dan tinggi pematang sawah dengan keberadaan lubang aktif tikus sawah pada fase generatif dan fase vegetatif tanaman padi. Penelitian dilaksanakan pada bulan September–Desember 2025 di lahan persawahan Dusun 1, Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten yang terletak bersebelahan dengan jalur Jalan Tol Solo-Jogja. Pengamatan dilakukan pada fase generatif, masa bera, dan fase vegetatif tanaman padi dengan mengamati keberadaan lubang aktif dan tidak aktif tikus sawah pada pematang sawah berdasarkan jarak dari lereng jalan tol (20 m, 40 m, 60 m, 70 m, dan 90 m), lebar pematang (30 cm, 35 cm, 40 cm, 50 cm, dan 60 cm), serta tinggi pematang (<40 cm, 40–59 cm, 60–79 cm, 80–99 cm, dan ≥100 cm). Data dianalisis menggunakan Uji Friedman, Uji Wilcoxon Signed-Rank, dan Uji Korelasi Spearman pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan lubang aktif tikus sawah lebih banyak ditemukan pada fase generatif dibandingkan fase vegetatif tanaman padi dan cenderung lebih banyak pada pematang sawah yang lebih dekat dengan lereng jalan tol. Sementara itu, lebar pematang sawah tidak menunjukkan hubungan yang berarti dengan keberadaan lubang aktif tikus sawah. Lubang aktif tikus sawah cenderung lebih banyak ditemukan pada pematang sawah yang lebih tinggi pada fase generatif tanaman padi. Sebaliknya, pada fase vegetatif tanaman padi, tikus sawah lebih banyak berpindah ke habitat di sekitar lahan, terutama lereng jalan tol yang memiliki struktur lebih tinggi, bebas genangan, serta menyediakan perlindungan dan sumber pakan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa habitat dengan struktur yang lebih tinggi berperan penting terhadap keberadaan lubang aktif tikus sawah di pertanaman padi.

×
Penulis Utama : In'am Hasna Nur Azizah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0722074
Tahun : 2026
Judul : Keberadaan Lubang Aktif Tikus Sawah (Rattus argentiventer) pada Kondisi Pematang Sawah yang Berbeda di Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2026
Program Studi : S-1 Agroteknologi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Tikus sawah, Rattus argentiventer, lubang aktif, pematang sawah, fase pertumbuhan padi, lereng jalan tol
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Sholahuddin, M.S.
2. Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.S.
Penguji : 1. Dr. Ir. Parjanto, M.P.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.