Penulis Utama : Abu Darda Amirul Mukhsinin
NIM / NIP : H0222001

Keterbatasan lahan subur mendorong pengembangan kelapa sawit ke lahan pasir yang memiliki kesuburan rendah akibat minimnya bahan organik, kapasitas menahan air, dan ketersediaan hara. Pemupukan anorganik belum mampu memperbaiki kondisi ini secara berkelanjutan, sehingga diperlukan pengelolaan tanah yang lebih efektif. Pemanfaatan TKKS terbukti meningkatkan kesuburan tanah, namun terbatas oleh dekomposisi yang cepat. Oleh karena itu, biochar berbasis TKKS menjadi alternatif yang lebih stabil dengan potensi meningkatkan karbon organik, kapasitas tukar kation, dan ketersediaan hara secara lebih persisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biochar TKKS dalam terhadap sifat kimia tanah, kadar hara tanaman, dan pertumbuhan kelapa sawit belum menghasilkan. Penelitian dilakukan di kebun Hanau Estate, PT Tapian Nadenggan, Seruyan, Kalimantan Tengah, dilaksanakan dari bulan Januari hingga Agustus 2025. Penelitian dilakukan pada kelapa sawit belum menghasilkan (TBM) umur 1 setelah tanam dan dilakukan pada tanah pasir berjenis Spodosol. Penelitian ini menggunakan faktor tunggal 7 perlakuan dengan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL)  dan diulang sebanyak 15 ulangan. Pengambilan sampel tanah dilakukan saat sebelum aplikasi perlakuan dan 6 bulan setelah aplikasi perlakuan. Pengambilan sampel daun dan pengamatan vegetatif dilaksanakan setiap bulan hingga 6 bulan pengamatan. Parameter kimia tanah yang diamati meliputi pH H2O, pH KCl, N-Total, C-Organik, C/N Rasio, P-Tersedia, P-Total, K-Total, KTK, Ca-dd, Mg-dd, K-dd, Al-Tukar, H-Tukar, dan Tekstur. Parameter kadar hara tanaman meliputi N, P, K, Mg, Ca, Cu, Fe, Zn, dan B. Parameter vegetatif tanaman meliputi tinggi tanaman, panjang pelepah, Relative Frond Area (RFA), Petiole Cross Section (PCS), dan Index Vigor. Uji Anova digunakan untuk mengetahui nilai signifkansi adanya pengaruh terhadap pemberian perlakuan. Uji Tukey digunakan untuk melihat perbedaan nyata antar perlakuan. Uji korelasi Pearson digunakan untuk mengetahui hubungan antara sifat kimia tanah terhadap kadar hara tanaman dan vegetatif tanaman. Hasil menunjukkan bahwa biochar TKKS berpotensi meningkatkan pH tanah, KTK, dan ketersediaan hara. Sedangkan perlakuan TKKS cenderung memberikan respons tertinggi pada parameter vegetatif tanaman. Analisis korelasi menunjukkan bahwa peningkatan sifat kimia tanah, terutama C-organik dan KTK, berkorelasi positif dengan kadar hara tanaman dan pertumbuhan vegetatif.

×
Penulis Utama : Abu Darda Amirul Mukhsinin
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0222001
Tahun : 2026
Judul : Efektivitas Pupuk Anorganik dan Amelioran Organik untuk Perbaikan Sifat Kimia Tanah, Kadar Hara Tanaman, dan Pertumbuhan Kelapa Sawit Belum Menghasilkan
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2026
Program Studi : S-1 Ilmu Tanah
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Biochar, TKKS, Spodosol, Kelapa Sawit Belum Menghasilkan
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Link DOI : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Purwanto, M.S.
2. Dr. Ir. Hery Widijanto, S.P., M.P.
Penguji : 1. Prof. Dr. Ir. Jauhari Syamsiyah, M.S,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.