Kemampuan
motorik kasar merupakan salah satu aspek perkembangan yang perlu distimulasi
sejak usia dini melalui kegiatan yang sesuai dengan karakteristik anak. Hasil
observasi di TK Kanisius Semanggi menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar
anak usia 5–6 tahun masih perlu ditingkatkan, terutama pada aspek keseimbangan,
kekuatan, koordinasi, kelincahan, dan kelentukan. Penelitian ini bertujuan
untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun melalui
permainan Animal Fun. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas
(PTK) dengan model Kurt Lewin yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan
tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 anak usia 5–6
tahun di TK Kanisius Semanggi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi,
wawancara, dokumentasi, dan tes unjuk kerja. Validitas data menggunakan
triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan expert judgment. Data
kuantitatif dianalisis secara deskriptif komparatif, sedangkan data kualitatif
dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal kemampuan motorik kasar meningkat dari
38,88% pada pratindakan menjadi 66,66% pada Siklus I dan mencapai 83,33% pada
Siklus II. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator motorik kasar, yaitu
keseimbangan, kekuatan, koordinasi, kelincahan, dan kelentukan. Berdasarkan
hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa permainan Animal Fun dapat
meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Kanisius Semanggi.
Kata
Kunci: Animal Fun Anak Usia Dini, Keterampilan Motorik Kasar