Penulis Utama : Berlya Nadiag Qalieh
NIM / NIP : I0122045

Keterlambatan pada proyek konstruksi dapat menyebabkan peningkatan biaya dan menurunkan efisiensi pelaksanaan proyek. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan waktu dan biaya proyek adalah Time-Cost Trade-Off (TCTO), yaitu metode yang menganalisis hubungan antara durasi dan biaya proyek melalui alternatif percepatan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh percepatan proyek menggunakan metode penambahan jam kerja (lembur) dan penambahan kelompok tenaga kerja terhadap durasi dan biaya pada Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Teknik Mineral dan Energi (FTME) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY).Penelitian ini menerapkan Metode Time-Cost Trade-Off (TCTO) untuk mensimulasikan kinerja waktu dan biaya proyek. Data yang digunakan adalah jadwal pelaksanaan, Rencana Anggaran Biaya (RAP), serta data pendukung lainnya. Analisis dilakukan menggunakan Microsoft Project untuk mengidentifikasi lintasan kritis, kemudian dilakukan simulasi percepatan dengan empat variasi jam lembur, yaitu 1 jam, 1,5 jam, 2 jam, dan 2,5 jam serta tiga variasi penambahan kelompok tenaga kerja, yaitu 1, 2, dan 3 kelompok. Analisis difokuskan pada pekerjaan lintasan kritis Minggu ke-1 hingga Minggu ke-22. Biaya tidak langsung dihitung sebesar 10% dari total biaya langsung normal dan dialokasikan secara proporsional terhadap durasi masing-masing skenario. Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh alternatif percepatan berhasil mempersingkat durasi pekerjaan struktur antara 7 hingga 13 hari dari durasi normal 144 hari, sehingga perkiraan tanggal selesai proyek secara keseluruhan maju antara 7 hingga 13 hari dari tanggal normal 3 September 2025. Namun, seluruh alternatif tersebut menyebabkan peningkatan biaya total dibandingkan kondisi normal. Biaya total proyek pada kondisi normal sebesar Rp23.804.401.187, sedangkan pada metode lembur berkisar antara Rp24.170.148.769 sampai Rp24.324.273.285 dan pada metode penambahan kelompok tenaga kerja berkisar antara Rp24.586.666.263 sampai Rp25.247.560.265. Skenario Lembur 1 Jam menghasilkan kombinasi terbaik antara percepatan durasi 9 hari (Ew = 6,25%) dengan kenaikan biaya total paling rendah sebesar Rp365.747.581 (Eb = 1,54%).

×
Penulis Utama : Berlya Nadiag Qalieh
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0122045
Tahun : 2026
Judul : Simulasi Kinerja Waktu dan Biaya Menggunakan Metode Time-Cost Trade-Off (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Parkir FTME UPN “Veteran” Yogyakarta)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2026
Program Studi : S-1 Teknik Sipil
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Time-Cost Trade-Off, percepatan proyek, lembur, penambahan tenaga kerja, Microsoft Project
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Agus Hari Wahyudi, M.Sc.
2. Prof. Ir. Ary Setyawan, M.Sc., Ph.D.
Penguji : 1. Dr. Ir. Fajar Sri Handayani, S.T., M.T.
2. Dr. Ir. Setiono, S.T., M.Sc.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.