Penulis Utama : Muhammad Ikmal Kurniawan
NIM / NIP : I0622050

Pusat pertumbuhan merupakan lokasi yang memiliki karakteristik tertentu sehingga mampu mendorong perkembangan wilayah di sekitarnya melalui penyediaan pelayanan, aktivitas ekonomi, dan efek penyebaran. Dalam sistem perkotaan Kabupaten Boyolali, pusat kegiatan dengan hierarki yang lebih tinggi masih terkonsentrasi pada wilayah selatan, sedangkan wilayah utara didominasi oleh pusat pelayanan dengan hierarki yang lebih rendah. Kondisi tersebut mengakibatkan perbedaan kemampuan wilayah dalam mendorong aktivitas ekonomi, pelayanan, dan pemerataan pembangunan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah yang berpotensi sebagai pusat pertumbuhan di wilayah utara Kabupaten Boyolali berdasarkan teori pusat pertumbuhan serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan wilayah potensial tersebut belum berkembang berdasarkan perspektif stakeholder. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif dengan jenis penelitian kuantitatif. Identifikasi wilayah potensial dilakukan melalui penyusunan indeks potensi spasial yang mengintegrasikan empat variabel, yaitu perubahan tutupan lahan, aksesibilitas, daya tarik wilayah, dan fasilitas umum. Selanjutnya, dilakukan wawancara semi-terstruktur dengan stakeholder untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan wilayah potensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Simo, Andong, dan Karanggede merupakan wilayah yang memiliki potensi tertinggi sebagai pusat pertumbuhan di wilayah utara Kabupaten Boyolali. Meskipun demikian, perkembangan wilayah tersebut masih menghadapi berbagai kendala. Kawasan Simo memiliki keterbatasan aksesibilitas sehingga konektivitas wilayah belum optimal. Kawasan Karanggede belum didukung oleh aktivitas ekonomi unggulan yang mampu menarik investasi. Sementara itu, perkembangan Kawasan Andong dipengaruhi oleh kebijakan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang membatasi ekspansi kawasan terbangun. Penelitian ini menunjukkan bahwa potensi spasial belum secara otomatis membentuk pusat pertumbuhan, tetapi memerlukan dukungan aksesibilitas, aktivitas ekonomi unggulan, serta kebijakan pembangunan yang terintegrasi agar mampu menghasilkan efek penyebaran bagi wilayah sekitarnya.

×
Penulis Utama : Muhammad Ikmal Kurniawan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0622050
Tahun : 2026
Judul : Pusat Pertumbuhan Kabupaten Boyolali Bagian Utara
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2026
Program Studi : S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Pusat Pertumbuhan; Indeks Potensi Spasial; Perkembangan Wilayah; Kabupaten Boyolali.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Paramita Rahayu, S.T., M.T., M.Sc.
Penguji : 1. Ir. Galing Yudana, M.T.
2. Rr. Ratri Werdiningtyas S.T., M.T., Ph.D.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.