Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk mengelola
informasi komunikasi pemasaran secara lebih terintegrasi agar informasi yang
digunakan dalam setiap aktivitas komunikasi dapat terdokumentasi dan
dimanfaatkan secara efektif. Namun, pada PT Iskandar Indah Printing Textile,
informasi mengenai perencanaan komunikasi pemasaran, identitas merek, aktivitas
promosi, alur pelaksanaan, hingga evaluasi masih tersebar pada berbagai media
sehingga proses pengelolaannya memerlukan pencarian, pencatatan ulang, dan
pengolahan data secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi
pengelolaan informasi komunikasi pemasaran, menganalisis kebutuhan sistem,
serta merancang prototype sistem Integrated Marketing Communication (IMC)
internal untuk mendukung pengelolaan informasi komunikasi pemasaran.
Penelitian ini menerapkan metode prototyping yang dikemukakan oleh
Pressman dan Maxim (2019). Penelitian ini menerapkan metode prototyping yang
dikemukakan oleh Pressman dan Maxim (2019). Pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, wawancara semi terstruktur, wawancara tidak terstruktur, dan
dokumentasi. Data penelitian terdiri atas data kualitatif berupa hasil wawancara,
observasi, dan dokumentasi, serta data kuantitatif berupa data penjualan offline dan
data simulasi yang digunakan sebagai dasar analisis kebutuhan, perancangan,
pengembangan, dan pengujian prototype.
Hasil penelitian menghasilkan prototype sistem IMC internal yang terdiri atas
lima halaman utama, yaitu IMC Blueprint, Brand Guideline, Content & Promo
Calendar, Alur Koordinasi IMC, dan Evaluasi IMC. Hasil Black Box Testing
menunjukkan seluruh fungsi prototype berjalan sesuai rancangan. Sementara itu,
hasil expert judgement menunjukkan bahwa prototype telah memenuhi aspek
fungsional, teknis, dan konseptual sebagai media pendukung pengelolaan informasi
komunikasi pemasaran.
Berdasarkan hasil penelitian, prototype sistem IMC internal yang dirancang
mampu mendukung pengelolaan informasi komunikasi pemasaran secara lebih
terintegrasi, terstruktur, dan terdokumentasi. Prototype tersebut juga mampu
merepresentasikan kebutuhan pengelolaan informasi komunikasi pemasaran yang
telah diidentifikasi pada objek penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menjadi dasar bagi pengembangan sistem informasi komunikasi pemasaran pada
lingkungan internal PT Iskandar Indah Printing Textile.