Nanopartikel perak-gelatin berhasil disintesis
dengan metode hijau menggunakan supernatan bebas sel bakteri Streptomyces
sp. SHP 22-7 dan gelatin sebagai reduktor. Tujuan penelitian ini untuk
mengembangkan produk yang memiliki sifat antibakteri menggunakan metode ramah
lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam. AgNP-G disintesis melalui
proses reduksi dengan pendekatan biologi dan prinsip kimia hijau. Hasil
sintesis dianalisis menggunakan UV-Vis, TEM, PSA, FTIR, SEM-EDX, dan XRD.
Aktivitas antibakteri dan evaluasi metrik hijau juga dilakukan untuk
membuktikan sifat antibakteri dan sifat “hijau” dari proses sintesis. Proses
reduksi AgNP-G diidentifikasi menggunakan UV-Vis menghasilkan SPR pada panjang
gelombang 410 nm. Hasil TEM menunjukkan bentuk partikel spherical
berukuran 21,87 nm. Hasil SEM menunjukkan morfologi kasar dengan AgNP yang
menempel pada matriks biomolekul dan EDX mengonfirmasi berat atom Ag yang kecil
(9,11%) disertai deteksi atom C, O, K, dan Na yang berasal dari biomolekul
gelatin dan/atau protein supernatan bakteri. Hasil dari potensial zeta yaitu
-24 mV menandakan stabilitas yang tinggi. Hasil FTIR menunjukkan keberhasilan
stabilisasi ditandai adanya pergeseran pita serapan pada 3391, 1629, 1384,
1230, dan 1046 cm-1. Hasil XRD menunjukkan struktur kristalinitas
dari AgNP-G adalah FCC dengan adanya amorf dari gelatin. AgNP-G menunjukkan
adanya aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dan E. coli. Evaluasi
metrik hijau mengindikasikan proses sintesis bersifat “hijau” yang mendukung
prinsip kimia hijau.