Melon memiliki citarasa yang manis, beraroma
harum dan menyegarkan serta memiliki kandungan yang bermanfaat bagi tubuh
manusia. Penurunan jumlah produksi melon menandakan bahwa perlunya alternatif
budidaya melon yang efisien. Budidaya tanaman melon dengan metode drip system merupakan salah satu solusi
untuk meningkatkan jumlah produksi melon di sukoharjo. Tujuan kegiatan tugas
akhir, yaitu mahasiswa mampu mempraktikkan kegiatan budidaya tanaman melon
hidroponik, menerapkan proses pemasaran melon hidroponik yang baik dan
menganalisis kelayakan usaha budidaya tanaman melon varietas New Ceria dengan
sistem hidrponik drip irrigation.Kegiatan tugas akhir dilakukan dengan
empat metode pelaksanaan yaitu praktik lapang, observasi, pengambilan data dan
pelaporan. Praktik lapang dilakukan dengan terjun langsung melakukan setiap
rangkaian budidaya. Observasi dilakukan dengan melakukan pengamatan secara
langsung terkait budidaya tanaman melon varietas New Ceria dengan sistem
hidroponik drip irrigation. Pengambilan
data dilakukan dengan melakukan pencatan dan pengambilan dokumentasi setiap
kegiatan budidaya yang berlangsung. Pelaporan dilakukan dengan menulis hasil
akhir dari kegiatan budidaya yang didukung oleh studi pustaka yang sesuai.Budidaya melon (Cucumis melo L) varietas New Ceria
dilakukan di greenhouse dengan
persiapan lahan, pembibitan, budidaya, dan analisis usaha tani. Kegiatan
budidaya meliputi pindah tanam, penyiraman, perambatan, pruning tunas air, polinasi, seleksi buah, pruning daun bawah, topping
dan panen. Hasil dari budidaya yang dilakukan pemasaran melalui media sosial
dan pemasaran secara langsung pada sekitar dengan harga Rp 27.000/kg. Total panen
melon New Ceria yang di panen yaitu 258,6 kg. Berdasarkan seluruh rangkaian
kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa usaha sudah berjalan dengan
baik serta analisis usaha tani menunjukkan usaha layak dan efektif untuk
dijalankan.