Daun seledri (Apium graveolens L.) mengandung apigenin (4’, 5,7-
trihydroxyflavone) yang terbukti efektif mampu menurunkan tekanan darah.
Efektivitas ini ditingkatkan dengan modifikasi sistem penghantaran nanoliposom
yang terinkorporasi pada sediaan dissolving microneedle (DMN) patch.
Implementasi modifikasi tersebut dapat meningkatkan permeasi apigenin sehingga
mampu memberikan efek prolonged release yang meningkatkan kenyamanan,
kepatuhan dan efektivitas pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik sistem penghantaran nanoliposom serta efektivitas DMN patch
nanoliposom ekstrak terpurifikasi daun seledri mampu menurunkan tekanan darah.
Daun seledri diekstraksi menggunakan metode maserasi berbasis
ultrasonik dan dipurifikasi dengan metode ekstraksi cair-cair. Purifikat daun seledri
diinkorporasikan dalam formula nanoliposom yang dibuat dengan teknik hidrasi
lapis tipis dengan karakterisasi ukuran partikel. Sediaan DMN patch sebagai device
nanoliposom purifikat daun seledri dibuat dengan metode cetak kemudian
dievaluasi secara makroskopis, mikroskopis dan di uji penetrasi secara in vitro
dengan menggunakan sel difusi Franz. Efektivitas sediaan di uji secara in vivo pada
tikus yang dimodelkan hipertensi. Parameter penurunan tekanan darah ditunjukkan
dengan pola penurunan denyut jantung, kadar kolesterol dalam darah hewan uji
serta analisis statistik uji One-Way Anova dan paired t-test dengan taraf
kepercayaan 95% (p=0,5).
Hasil purifikat daun seledri diperoleh rendemen sebesar 0,89%. Formula
optimum nanoliposom menghasilkan ukuran partikel 158,400,26 nm dengan
distribusi ukuran partikel 0,290,08, drug loading 80,52±3,04 mg/g dan
entrapment eficiency 97,12± 3,76%. Sediaan DMN patch nanoliposom berdiameter
3 mm dengan panjang jarum 500 µm dan dengan kenaikan daya penetrasi setelah 5
jam diikuti daya permeasi konstan sampai 24 jam. DMN patch nanoliposom
memberikan efektivitas penurunan tekanan darah sekitar 30% yang tidak berbeda
signifikan dengan kontrol positif dan lebih besar dibandingkan sediaan tanpa
nanoliposom.